Plt Kadinkes Provinsi Kaltim Andi M Ishak saat konferensi pers di kantornya Jalan AW Syachranie Samarinda, Kamis (19/3). (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Warga Kalimantan Timur yang masuk status Orang Dalam Pemantauan (ODP) penanganan virus Corona (Covid-19) terus bertambah. Pun demikian, pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah 5 kasus baru.

Kelima kasus baru PDP itu, tersebar di Kutai Kartanegara 1 orang, kabupaten Berau 2 tercatat orang, dan 2 orang lainnya ada di kabupaten Paser.

“Dengan demikian, total ada 64 kasus PDP. Kalau dirinci, ada 26 hasil negatif Covid-19, 27 orang menunggu hasil laboratorium (untuk menentukan positif atau negatifnya PDP), dan hasil terkonformasi positif tetap 11 orang,” kata Plt Kadinkes Provinsi Kaltim Andi M Ishak, dalam penjelasan Rabu (25/3).

Untuk diketahui, 11 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu dengan rincian 1 di Samarinda, Balikpapan 6 orang, Kutai Timur 2 orang, Bontang 1 orang, dan Kutai Kartanegara 1 orang.

Info grafis kasus Covid -19 Kaltim per tanggal 25 Maret 2020 (sumber : Dinkes Kalimantan Timur)

Ishak menerangkan, saat ini kelima PDP baru tersebut, mendapatkan perawatan isolasi di rumah sakit daerah masing-masing. Tentu, Dinkes Kaltim berharap tidak ada lagi PDP baru.

Masih dijelaskan Ishak, untuk ODP, terdapat penambahan 246 orang. Angka itu, menambah total ODP sejak 31 Januari 2020 menjadi 1.906 ODP.

“Selesai pemantauan, ada 466 orang, dan masih dalam emantauan 1.440 orang,” ungkap Ishak.

Ishak juga mengungkapkan hasil negatif 2 PDP hari ini, sehingga menjadikan pasien negatif Covid-19 menjadi 26 orang.

“Penambahan hasil negatif sampai dengan hari ini sebanyak 2 kasus. Satu kasus dari kabupaten Berau yang mempunyai riwayat mengikuti pertemuan sidang tahunan Sinode di Bogor, dan 1 kasus dari kota Balikpapan, yang mempunyai riwayat perjalanan dari Jakarta,” demikian Ishak. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *