UPDATE COVID-19 di Kaltim: Melonjak Lagi, 46 Positif Corona di Bontang

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kota Bontang mencatatkan penambahan kasus positif Covid-19 tertinggi hari ini. Dari total penambahan positif Covid-19 sebanyak 93 kasus hari ini, 46 kasus ada di kota Bontang.

Satgas Covid-19 Kalimantan Timur kembali melaporkan hari ini, ada penambahan 261 kasus suspek Covid-19, yang diperiksakan di laboratorium Covid-19. Keseluruhan kasus suspek menjadi 15.233 kasus.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 ada 93 kasus. Sehingga total kasus positif menjadi 2.578 kasus, dan ada 2.233 kasus yang menunggu proses pemeriksaan swab,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, dalam penjelasan virtual, Selasa (18/8).

Andi menerangkan, 93 kasus itu tersebar di 7 kabupaten dan kota di Indonesia. Adapun rinciannya, kota Balikpapan 28 kasus, Penajam Paser Utara (PPU) 3 kasus, dan Berau 4 kasus.

Selain itu juga penambahan kasus positif Corona ada di Kutai Timur 1 kasus, Paser 10 kasus, kota Bontang 46 kasus, dan kota Samarinda 1 kasus.

Info grafis kasus Covid-19 Kalimantan Timur per hari Selasa (18/8). (Sumber : Dinkes Kaltim)

“Dari Balikpapan ada kasus meninggal pasien berkode BPN1.050. Selain itu kasus positif Covid-19 meninggal ada dari kabupaten Mahakam Ulu dengan kode pasien MHU5 yang meninggal dalam perawatan RSUD AW Sjahcranie, dan di Samarinda pasien berkode SMD324,” ujar Andi.

“Sedangkam 46 kasus di Bontang, pasien BTG112 warga Bontang dirawat di RS PKT, dan 44 kasus lain warga Bontang lainnya hasil pemeriksaan mandiri, dirawat di karantina perusahaan, dan masih proses tracing,” tambah Andi.

Di samping itu, Andi juga menyampaikan penambahan 34 kasus sembuh, yang ada di Kutai Barat 3 kasus, Kutai Timur 2 kasus, Paser 2 kasus, dan kota Balikpapan 27 kasus sembuh.

Dengan begitu, dari total kasus positif Covid-19 di Kalimantan Timur sebanyak 2.578 kasus, kasus sembuh menjadi 1.644 kasus, dan meninggal 96 kasus. Sedangkan yang masih dirawat ada 838 kasus.

“Penambahan kasus masih sangat tinggi. Ini bagian dari upaya kami menemukan sebanyak-banyaknya, secepatnya kasus. Ini diharapnan diiringi dengan kepatuhan masyarakat, untuk menerapkan protokol kesehatan,” demikian Andi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *