Plt Kadinkes Kaltim Andi M Ishak saat dalam konferensi pers melalui fasilitas video conference, Minggu (5/4) malam. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur, hari ini bertambah lagi 1 orang di Samarinda, menjadi 4 kasus positif. Dengan begitu, total kasus pasien positif di Kalimantan Timur menjadi 25 kasus.

Melalui konferensi pers melalui fasilitas video conference bersama media, Dinas Kesehatan Kalimantan Timur melansir hari ini, terjadi penambahan orang dalam pemantauan (ODP) 253 orang di Kalimantan Timur.

“Sehingga, total ODP ada 2.609 orang,” kata Plt Kadinkes Kaltim Andi M Ishak, Minggu (5/4) malam.

Sedangkan untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP), juga terjadi penambahan 2 kasus di Kutai Barat. Sehingga, di Kalimantan Timur tercatat total 220 PDP sejak akhir Januari 2020 sampai hari ini.

“Total hasil negatif tetap 130, dan total terkonfirmasi positif menjadi 25 kasus. Masih ada 65 kasus PDP menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” ujar Andi.

Penjelasan 2 PDP Baru di Kutai Barat

Andi menerangkan, satu dari 2 kasus PDP baru di Kutai Barat, adalah pelaku perjalanan dari Mamuju, Sulawesi Barat. Setibanya di Kutai Barat, pasien bersangkutan mengalami demam, dan isolasi mandiri di rumah.

“Kasus kedua, dari Orang Tanpa Gejala naik menjadi PDP per hari ini. Pasien ini dari klaster Gowa, mengalami demam, batuk, pilek, dan isolasi diri di rumah,” sebut Andi.

Tambahan 1 Pasien Positif di Samarinda

Andi menjelaskan, untuk kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini, adalah laki-laki usia 45 tahun. Pasien tersebut pada 9 Maret 2020 ke Jakarta melalui Bandara APT Pranoto Samarinda.

Setibanya di Jakarta, pasien itu melakukan kegiatan di Bogor pada 10-13 Maret 2020, dan kembali ke Samarinda, pada 14 Maret 2020 melalui Bandara APT Pranoto.

“Tanggal 21 Maret, mengeluhkan batuk dan lemas. Kemudian, 30 Maret, berobat ke RS Dirgahayu. Disebabkan dari daerah terjangkit, dirujuk ke RSUD AW Syachranie Samarinda. Dan hari ini, terkonfirmasi positif Covid-19,” terang Andi.

Andi juga menegaskan, Gugus Tugas Covid-19 Pusat, sempat melakukan salah input untuk kasus positif di Kaltim. Semula, dilansir ada 6 penambahan kasus positif baru di Kaltim.

“Ada salah input data dari Litbangkes, dan sudah diklarifikasi. Yang benar hanya 1 kasus positif hari ini, bukan 6 kasus,” ungkap Andi.

Perkembangan Klaster Gowa

Sudah 2 hari ini, tidak ada perkembangan terbaru, penelusuran warga Kaltim yang melakukan perjalanan ke Gowa, Sulsel, untuk mengikuti Ijtima. Meski, kegiatan yang digelar pada 19-22 Maret 2020 itu, batal digelar.

“Sampai hari ini, apa yang dilakukan kabupaten dan kota, data masih seperti itu. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan, dari eks perjalanan Gowa, yang di-PDP-kan,” terang Andi.

Rinciannya, lanjut Andi, ada 639 orang yang berhasil ditelusuri. Dimana, 147 masuk kategori ODP, 13 PDP, dan 9 OTG (Orang Tanpa Gejala). “Pasien positif dari klaster Gowa di Samarinda, sebelumnya adalah PDP dan terkonfirmasi positif,” jelas Andi.

Bantuan APD dari Gugus Tugas Covid-19

Dalam kesempatan itu, Andi juga memberikan penjelasan bantuan Alat Pelindung Diri (APD), dari Gugus Tugas Covid-19 Nasional, berupa 4.000 set APD.

“Juga, masker bedah 20 ribu pcs. Tentunya, ini memberikan semangat kepada petugas medis untuk lebih yakin memberikan pelayanan kepada pasien PDP, maupun positif. Ini akan segera kami distribusikan, ke rumah sakit rujukan kabupaten dan kota,” demikian Andi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *