Plt Kadinkes Provinsi Kaltim Andi M Ishak (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim hari ini jadi 21 kasus, setelah ada penambahan 1 kasus positif baru di Kutai Kartanegara. Selain itu, pasien baru pengawasan Covid-19 juga bertambah 3 orang di Balikpapan, dan Samarinda.

Pertama, satu kasus PDP di Balikpapan, seorang perempuan 35 tahun. Pasien itu masuk perawatan RS Tentara 30 Maret 2020, dengan keluhan batuk, pilek, sesak nafas dan gejala pneumonia.

“Swab, dikirim ke Laboratorium Surabaya. Kemudian pasien itu dirujuk ke Kanujoso Balikpapan. Sampai di Kanujoso, meninggal dunia,” kata Plt Kadinkes Kaltim Andi M Ishak, di kantornya, Rabu (31/3) sore.

Untuk kasus 2 PDP di Samarinda, pasien pertama diketahui usai perjalanan dari Bogor, Jawa Barat dengan keluhan seperti badan lemas, dan batuk.

“Satu lagi PDP baru di Samarinda, juga usai perjalanan dari Gowa Sulsel, dengan kondisi keluhan batuk, mual, muntah. Keduanya dirawat di RSUD AW Syachranie Samarinda,” ujar Ishak.

Info grafis kasus Covid-19 di Kaltim per hari Rabu (1/4). (Foto : Niaga Asia)

Sedangkan, untuk 1 kasus positif di Kutai Kartanegara, adalah perempuan usia 37 tahun. Pasien itu diketahui punya riwayat kontak erat dengan pasien positif di Kutai Timur, yang masuk peserta Sinodeo di Bogor.

“Mulai muncul gejala flu, pada 2 Maret 2020 dan berobat 19 Maret di Jakarta. Pada 20-25 Maret 2020 isolasi di rumah, dengan pengawasan petugas medis. Pada 26 Maret dirawat di RS AM Parikesit, dan hari ini terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkap Ishak.

Dalam kesempatan yang sama, Ishak juga menjelaskan peserta Ijtima Gowa Sulsel, yang berhasil ditelusuri sementara ini, dari pelacakan Dinkes kabupaten dan kota.

“Tercatat ada 557 orang. Dimana, 121 masuk orang dalam pemantauan (ODP), 3 PDP, dan sisa 17 OTG (Orang Tanpa Gejala),” ungkap Ishak.

Keseluruhan di Kalimantan Timur, total per hari ini, ada 2.410 ODP. Sedangkan untuk PDP, total 178 kasus, dimana 120 hasil negatif, 21 positif, 1 orang meninggal dunia, dan masih menunggu hasil laboratorium sebanyak 37 orang. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *