Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Ibu kota provinsi Kalimantan Timur, Samarinda, hari ini tercatat paling banyak memiliki kasus pasien dalam pengawasan (PDP) baru 15 kasus, dan 3 pasien positif Corona. Total di Kalimantan Timur, angka pasien Corona mencapai 119 kasus.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur hari ini melansir, ada penambahan 73 orang dalam pemantauan (ODP), sehingga total menjadi 1.230 ODP.

Kasus PDP di Kalimantan Timur, tercatat ada penambahan 33 kasus baru di Kutai Kartanegara 5 kasus, Paser 1 kasus, kota Balikpapan 11 kasus, Bontang 1 kasus, dan kota Samarinda 15 kasus.

“Penambahan pasien terkonfirmasi positif ada 4 kasus, sehingga keseluruhan di Kaltim ada 119 kasus. Sementara, PDP yang masih menunggu hasil laboratorium, ada 204 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim Andi M Ishak, saat konferensi pers melalui video conference, Rabu (29/4) sore.

Penjelasan 33 Kasus PDP Baru

Kabupaten Kutai Kartanegara
Di Kutai Kartanegara, ada 5 kasus PDP. Tiga pasien pertama laki-laki usia 59 tahun, 67 tahun, dan 36 tahun, berasal dari klaster Gowa dengan gejala sakit tenggorokan, demam. Ketiga pasien ini dirawat di Wisma Atlet.

Satu lagi, adalah laki-laki usia 29 tahun usai bepergian dari Balikpapan, dan kini dirawat di RS Karantina Covid-19 Samarinda, di Bapelkes Kaltim.

“PDP kelima, adalah perempuan 27 tahun dari perjalanan Magetan, Jawa Timur. Saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah,” ujar Andi.

Kabupaten Paser
Satu kasus PDP di Paser adalah laki-laki usia 45 tahun, juga merupakan pelaku perjalanan dari Ijtima, Gowa. Kini dirawat di RSUD Panglima Sebaya.

Kota Balikpapan
Ada 11 kasus PDP baru di Balikpapan. Sembilan kasus laki-laki usia 7-68 tahun dan 1 perempuan 46 tahun, dirawat di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

Info grafis kasus Covid-19 di Kaltim per hari Selasa (29/4). (Sumber : Dinkes Kaltim)

Satu lagi pasien perempuan usia 35 tahun, dengan gejala demam, sesak nafas dan pilek. Pasien bersangkutan masuk perawatan medis sejak 27 April 2020, dan terdapat pneumonia. Namun demikian, hasil rapid tes negatif atau tidak reaktif terhadap Covid-19.

“Kondisinya memburuk, dan dilaporkan meninggal 29 April 2020 hari ini, jam 7.10 Wita,” ungkap Andi.

Kota Bontang
Satu pasien di Bontang ini adalah laki-laki usia 65 tahun, dan dirawat di RS Karantija Covid-19 Samarinda, di Bapelkes Kaltim.

Kota Samarinda
Samarinda memiliki PDP paling banyak hari ini, 15 kasus. Tiga pasien pertama adalah laki-laki usia 16, 20, dan 28 tahun, merupakan pelaku perjalanan dari Magetan.

“Pasien usia 20 tahun melakukan isolasi mandiri. Dua kasus lainnya, dirawat di RS Karantina Bapelkes,” sebut Andi.

Sementara, 4 kasus lainnya adalah laki-laki usia 33, 52, 58, dan 52 tahun, yang masuk dalam klaster Gowa dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Dua kasus lagi, masih di Samarinda, adalah laki-laki usia 52 tahun usai bepergian dari Martapura, dengan gejala sesak nafas, dan dirawat di RSUD AW Syahcranie Samarinda.

“Satu lagi, perempuan 13 tahun, juga pelaku perjalanan dari Martapura, dengan rapid test positif, dan masuk perawatan medis 26 April 2020 dengan diagnosa memiliki comorbid Cronic Neurology, imunodificiency, dan penyakit ginjal. Kondisinya memburuk dan dilaporkan meninggal pada 28 April 2020 pukul 03.00 Wita dini hari,” jelas Andi.

Masih di Samarinda, ada 5 pasien laki-laki usia 44, 45, 29, 27 dan 46 tahun usai perjalanan dari kota Balikpapan. Ditetapkan PDP, dan dirawat di RS Karantina Covid-19. “Juga ada 1 kasus laki-laki 17 tahun usai perjalanan dari Jepang dan Amerika, dan sekarang isolasi mandiri di rumah,” sebut Andi lagi.

Penambahan 4 Pasien Positif Corona

Kota Samarinda

Info grafis kasus Covid-19 di Samarinda per hari Selasa (29/4). (Sumber : Dinkes Samarinda)

Ada 3 kasus positif baru di Samarinda. Dua pasien pertama, berkode SMD17 laki-laki usia 70.tahin dan SMD18 laki-laki usia 33 tahun, merupakan klaster Gowa dengan rapid test positif, dan dirawat di RSUD AW Syachranie sejak 9 April 2020.

“Satu lagi, laki-laki usia 25 tahun, yang dirawat di RS Karantina. Sebelumnya, pasien ini dirawat di RSUD Abadi Samboja. Hari ini, dijemput dan dirawat di RS Karantina Covid di Samarinda. Sebelumnya, pasien ini bergejala demam, sesak nafas,” ujar Andi.

Kabupaten Kutai Timur
Satu pasien berkode KTM18 adalah perempuan 45 tahun. Riwayatnya, pasien ini kontak erat dengan pasien positif KTM13 dari klaster Gowa. Sekaran, pasien bersangkutan dirawat di RSUD Kudungga, Sangatta.

“Total ada 119 pasien terkonfirmasi positif, 12 orang sembuh dan 1 meninggal, di Kalimantan Timur,” sebut Andi.

Klaster Gowa Masih Mendominasi

Keseluruhan di Kaltim, Klaster Gowa masih mendominasi hari ini, dengan 8 kasus PDP baru dan 3 kasus terkonfirmasi positif dari hasil pemeriksaan swab.

Untuk diketahui, Gugus Tugas Covid-19 Kaltim mengklasifikasikan klaster Gowa menjadi 2 bagian, pelaku perjalanan dari Ijtima Gowa, dan mereka yang kontak erat dengan pelaku perjalanan Gowa.

Untuk itu, disimpulkan per hari ini, dari 749 yang sementara teridentifikasi sebagai pelaku perjalanan Gowa, 64 diantaranya positif Corona, atau lebih dari separuh 119 pasien positif Corona.

“Dari 749 ini, yang masuk ODP ada 141 orang, 78 PDP, dan 13 orang tanpa gejala,” demikian Andi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *