Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kaltim Andi Muhammad Ishak, saat video conference, Rabu (15/4) sore. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Timur hari ini mengumumkan 2 kasus pasien positif Corona (Covid-19) berhasil sembuh. Sebaliknya, ada penambahan 15 kasus pasien dalam pengawasan (PDP) baru. Sehingga, total PDP yang menunggu hasil lab menjadi 108 orang.

Melalui rilis harian, hari ini di Kalimantan Timur tercatat penambahan 192 orang dalam pemantauan (ODP), sehingga total 5.700 ODP sejak akhir Januari 2020 lalu.

“Yang selesai pemantauan, total ada 426 ODP. Dan yang masih proses pemantauan, ada 1.439 ODP,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kaltim Andi M Ishak, dalam penjelasannya dalam konferensi pers melalui video streaming, Rabu (15/4) sore.

Untuk kasus PDP, tercatat ada 15 kasus PDP baru di Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur tercatat penambahan paling banyak 7 kasus, Kutai Kartanegara 6 kasus, serta di Samarinda 2 kasus.

“Total kasus PDP yang masih menunggu hasil laboratorium ada 108 orang. Hari ini, tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif, maupun negatif. Positif tetap 35 kasus, dan negatif tetap 148 kasus,” ujar Andi.

Penjelasan 15 Kasus PDP Baru

Kabupaten Kutai Timur

Pasien pertama, adalah perempuan usia 35 tahun usai melakukan perjalanan dari Banjarmasin. Kedua dan ketiga adalah laki-laki usia 55 tahun dan 52 tahun, usai perjalanan dari Ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan.

“Yang dari Banjarmasin, bergejala demam, sesak nafas, nyeri tenggorokan. Kedua, demam batuk dan hasil rapid test positif atau reaktif terhadap Covid-19. Untuk pasien ketiga, juga rapid test positif. Ketiganya, dirawat di RSUD Kudungga di Kutai Timur,” sebut Andi.

Tiga pasien lainnya, 2 perempuan usia 45 tahun dan 23 tahun, serta laki-laki usia 26 tahun. Ketiganya diketahui beriwayat kontak erat dengan PDP laki-laki 52 tahun dari klaster Gowa, karena satu keluarga. Mulai istri, menantu dan anak. Tiga orang pasien ini, juga dirawat di RSUD Kudungga,” ungkap Andi, seraya menambahkan, 1 lagi warga Kutim masuk PDP adalah laki-laki usia 51 tahun, yang dirawat di RSUD AM Parikesit di Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Kabupaten Kutai Kartanegara

Untuk 6 kasus PDP di Kutai Kartanegara, pertama dan kedua adalah laki-laki usia 48 dan 75 tahun, debgan keluhan demam, batuk, dan sakit tenggorokan, sehingga diisolasi di RSUD AM Parikesit, Tenggarong.

Info grafis kasus Covid-19 di Kaltim per hari Rabu (15/4). (Sumber : Dinkes Kaltim)

Pasien ketiga, laki-laki usia 21 tahun dirawat di RSUD Samboja. Pasien keempat, seorang laki-laki usia 37 tahun dengan keluhan demam, sakit tenggorokan, dan diisolasi juga di RSUD AM Parikesit. Demikian juga pasien kelima, perempuan 31 tahun dirawat di RSUD AM Parikesit dengan keluhan batuk dan demam.

“Untuk pasien keenam, perempuan 47 tahun, dari perjalanan Jember, Jawa Timur, dan tiba 1 April 2020 di Tenggarong. Tanggal 8, masuk RSUD AM Parikesit, dengan gambaran pneumonia, dilakukan pengambilan swab. Jadi PDP, karena gejala yang dialami. Pasien ini meninggal 14 April 2020. Hasil pemeriksan swab, masih kita tunggu,” terang Andi.

Kota Samarinda

Laki-laki usia 60 tahun dari Ijtima Gowa, ditetapkan PDP setelah bergejala demam dan batuk, dan dirawat di RSUD AW Syachranie. Pasien ini ada penyakit lainnya seperti diabetes, dan jantung.

“Untuk PDP kedua, adalah perempuan 30 tahun usai perjalanan dari Jakarta. Tidak ada keluhan, tapi hasil dari rapid test positif. Sekarang, dirawat di RSUD IA Moeis Samarinda,” ungkap Andi.

Dua Pasien Corona Dinyatakan Sembuh

Kalimantan Timur mencatat 2 pasien sembuh hari ini. Di RSUD AW Syachranie, adalah pasien perempuan usia 37 tahun, yang masuk perawatan isolasi sejak status PDP pada 14 Maret 2020 lalu. Di Balikpapan, adalah pasien perempuan 36 tahun, yang masuk perawatan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo sejak 13 Maret 2020.

Keduanya ini, berasal dari klaster Bogor, acara seminar antiriba. Hasil swab 2 kali berturut-turut negatif, dan oleh dokter penanggungjawab, sudah tidak menemukan gejala klinis, kondisi sangat baik.

“Memang, untuk pasien di Samarinda ini, cukup panjang dan melelahkan, karena menjalani 5 kali pengambilan dan pemeriksaan swab. Jadi, di Kaltim, total ada 8 pasien sembuh,” jelas Andi.

Andi juga kembali menjelaskan, untuk warga Kaltim yang masuk klaster Gowa, sementara masih 788 orang, dan penelusuran terus berjalan sampai saat ini. “Tapi dari klaster ini, ada 37 PDP, dan positif 7 orang. Keseluruhan, total kasus positif di Kaltim tetap 35 kasus dimana 8 sembuh, dan 1 meninggal dunia,” demikian Andi. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *