dr Devy Ika Indriana, juru bicara Covid-19 di Tarakan. (Foto: Mansyur/Niaga Asia)

TARAKAN.NIAGA.ASIA – Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan mencatat hingga pukul 11.00 Wita, Sabtu (4/4), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Tarakan, berjumlah 12 orang.

Namun berdasarkan hasil pemeriksaan specimen dari Batlitbangkes Surabaya, 9 diantaranya dinyatakan negatif. Selebihnya, 1 orang positif dan 2 PDP masih harud menunggu hasil pemeriksaan.

Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), hingga pagi tadi tercatat sebanyak 120 orang. “Pemantauan yang telah dilakukan oleh Puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP sebanyak 95 orang. Dan ODP yang sudah selesai menjalani pemantauan sebanyak 25 orang dan dinyatakan sehat, serta mendapatkan surat keterangan sehat dari Puskesmas,” kata Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan dr Devy Ika Indriana, melalui press release harian video conference, Sabtu (4/4) pagi.

Diterangkan Devy, adapun masyarakat yang melaporkan diri ke hotline Dinas Kesehatan Tarakan, setelah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit namun tanpa gejala dengan kondisi sehat sebanyak 502 orang.

Ratusan orang itu, akan terus dilakukan pemantauan kondisi, namun bukan untuk dilakukan pemeriksaan.

Terkait jumlah eks peserta Jamaah Tablig Itjim di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan yang diisolasi di RSUD Tarakan, karena memiliki kontak erat risiko dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, pada Jumat kemarin telah dilakukan pengambilan swab sebanyak 5 orang.

“Dan hari (Sabtu) ini, kembali dilakukan pengambilan swab kepada 7 orang,” tamnaj Devy.

“Sekali lagi kami mengimbau kepada warga Tarakan yang merupakan penumpang KM Lambelu yang tiba di Tarakan pada 28 Maret lalu, dimohon untuk melaporkan diri ke hotline informasi Covid-19 Tarakan yaitu ke nomor 081351432112 atau Call Center 112,” imbuhnya.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Tarakan yang terdiri dari berbagai unsur perangkat daerah terus bersinergi dan berupaya semaksimal mungkin dalam upaya pencegahan COVID-19 di Kota Tarakan.

Upaya maksimal membutuhkan kerja sama dan dukungan dari seluruh masyarakat, dan menghimbau tak henti-hentinya kepada seluruh masyarakat, agar melakukan pembatasan dalam berinteraksi dengan massa yang banyak.

“Layanan hotline di nomor 081351432112 melalui telepon dan pesan instan WA setiap hari Senin sampai Minggu pukul 07.30 sd 21.00 Wita di luar jam layanan yang ditetapkan kami respon semampu kami. Silakan meninggalkan pesan WA di luar jam layanan tersebut apabila urgen terkait pasien silahkan menghubungi layanan call center 112 yang tetap melayani 24 jam,” demikian Devy. (003)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *