Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Sumbang Rp58,92 Triliun Terhadap PDRB Kaltim

Ilustrasi (Foto Budi Anshori/Niaga.Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan berada dalam empat besar penyumbang terbesar terhadap PDRB Kaltim Tahun 2021, yakni 8,48 persen atau setara Rp58,92 triliun.

PDRB Kaltim Tahun 2021 sebesar Rp695,16 triliun, penyumbang diurutan teratas dipegang lapangan usaha pertambangan dan penggalian Rp313,164 triliun (45,05%), industri pengolahan Rp123,807 triliun (17,81%), dan lapangan usaha konstruksi Rp62,216 triliun (8,95%).

Lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan, subkategorinyameliputi kehutanan dan penenbangan kayu, perikanan, tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan, peternakan, dan jasa pertaninan dan perburuan.

Menurut Badan Pusat Statistik Kaltim dalam  Laporan Pertumbuhan dan Peranan PDRB Kaltim Menurut Lapangan Usaha Tahun 2021 yang dipublish April Tahun 2022,  lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan ini masih menjadi salahsatu tumpuan dan harapan dalam penyerapan tenaga kerja.

Sumber: BPS Kaltim.

“Dari Rp58,92 triliuan sumbangan lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan, sebesar Rp40,85 triliun atau 69,32% berasal dari subkategori usaha pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian,” ungkap BPS.

Sedangkan subakategiri usaha perikanan memberi konribusi Rp10,84 triliun atau 18,40% dan subkategori usaha kehutanan dan dan penebangan kayu sebesar Rp7,23 triliun atau sekitar 12,28% terhadap sumbangan PDRB Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.

Sejak tahun 2017-2021, perkembangan laju pertumbuhan lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan berfluktuasi. Pada tahun 2017 lapangan usaha ini tumbuh sebesar 5,66%, tahun 2018 naik jadi 6,21%, sedangkan tahun 2019 tumbuh melambat menjadi 3,78%.

“Sementara tahun 2020 dan 2021 secara berturut-turut mengalami penurunan sebesar -0,92% dan -0,26%,” kata Ir. Nur Wahid, Plt Kepala BPS Kaltim yang menandatangani peluncurkan Laporan Pertumbuhan dan Peranan PDRB Kaltim Menurut Lapangan Usaha Tahun 2017-2021.

Disebutkan pula pada tahun 2021 subkategori usaha pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian mengalami penurunan terdalam, yakni -1,26%, lalu diikuti subkategori kehutanan dan penebangan kayu -0,94%.

“Sementara subkategori perikanan pada tahun 2021 mampu tumbuh 3,39%,” kata BPS.

[Intoniswan | ADV | Diskominfo Kaltim]

Tag: