Ax
Polisi militer jaga ketat toilet prajurit mengambil sample urine (foto : Korem 091 ASN)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Spamad Mabes TNI AD, hari ini melakukan tes urine dadakan 616 prajurit TNI AD dan PNS jajaran Korem 091 ASN, di Aula Wira Yudha, markas Korem 091 ASN di Samarinda. Hasilnya negatif mengandung narkoba.

Sebelum dites urine, ratusan orang itu, diberi materi sosialisasi dan penyuluhan mengenai bahaya dan sanksi, apabila ada TNI dan PNS, terbukti terlibat kasus narkoba.

Setelah sempat beristirahat siang hari, belakangan prajurit dan PNS dipanggil masuk lagi ke dalam aula, guna menjalani tes urine. Bahkan, Provost sempat memeriksa satu persatu ruangan, memastikan tidak ada yang luput dari tes urine. Termasuk, toilet pun dijaga provost maupun polisi militer (PM).

“Perilaku hidup prajurit yang terkadang menghalalkan berbagai cara untuk mendapat keuntungan finansial, salah satunya dari peredaran narkoba,” kata Ketua Tim Spamad Mabes TNI AD, Letkol Inf Sutrisno Pujiono, dalam keterangan tertulis diterima Niaga.Asia, Selasa (12/3).

“Kejahatan narkoba mesti jadi atensi, bagaimana pemakai narkoba, diarahakan untuk rehabilitasi. Sedangkan, pengedar maupun bandar, diarahkan pada proses pidana,” tegas Sutrisno.

Sehari sebelum tes urine dilaksanakan di Makorem, Senin (11/3) kemarin, 120 prajurit Yonif 611/Awang Long, juga telah melaksankan tes urine di Mayonif, Jalan Soekarno-Hatta, Loa Janan, Kutai Kartanegara.

Masih dijelaskam Sutrisno, sosialisasi dan uji petik dilaksanakan untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kepatuhan hukum di lingkungan prajurit dan PNS TNI AD, untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkoba. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *