Jukir viral di akun media sosial Facebook komunitas di Samarinda, Rabu (27/11) pagi tadi kini sudah diamankan kepolisian. (Foto : screenshoot video)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Video jukir terlibat adu mulut dengan pengunjung Tepian Mahakam, kawasan Jalan Gadjah Mada Samarinda, pagi tadi viral di media sosial. Jukir itu kesal, lantaran pengunjung itu menolak bayar parkir mobil Rp5.000.

Warganet kesal dengan gaya parkir itu, yang terkesan memeras pengunjung Tepian Mahakam. Apalagi, dalam adu mulutnya, sang jukir berkaos dan berjins bolong itu menyebut-nyebut nama Dishub dan TNI.

“Yang pegang orang Dishub sama orang Korem di sini. Bukan ormas lagi,” kata jukir itu, kepada seorang pria pengunjung Tepian Mahakam.

Video berdurasi 51 detik itu viral sejak pagi hingga sore tadi. Lantaram menyebut nama Dishub dan Korem, dalam hal ini yang dimaksud adalah Korem 091 ASN, pria itu dicari-cari petugas.

Pencarian berbuah hasil. Pria jukir dalam video itiu yang diketahui bernama Iman (38) itu, diamankan sekitar pukul 17.00 Wita sore tadi, masih di kawasan Tepian Mahakam. Hingga akhirnya pria itu dibawa ke SPKT Polresta Samarinda.

Video tu, diketahui diunggah akun media sosial Facebook ke akun Facebook komunitas. Dengan cepat, video itu menyebar melalui WhatsApp Messenger.

“Saya juga kaget, kalau istri saya yang sedang hamil itu, merekamnya, dan mengunggah ke Facebook,” kata La Samdia (40), ditemui Niaga Asia, di SPKT Polresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Rabu (27/11) malam.

“Saya sekalian mau baikin printer kantor, bawa istri saya karena minta jalan-jalan. Begitu saya parkir, langsung dimintai uang parkir Rp5 ribu. Lah, kan saya baru saja parkir, dan turun dari mobil, sudah dimintai uang parkir,” ujar Samdia.

“Saya tidak kasih. Saya hanya main-main, bilang punya teman di Satpol PP. Dia bilang tidak takut silakan telpon. Saya sempat khawatir juga dengan gaya seperti itu, sebut nama Dishub dan Korem. Karena istri saya sedang hamil, dan khawatir dia merusak mobil saya,” tambah Samdia.

Meski Iman sudah berada di kantor polisi, Samdia tidak berniat memperkarakan Iman, dengan melaporkannya ke SPKT. “Memang, dia (Iman) itu langsung jalan cepat menjauh, setelah melihat ada mobil berhenti di tepian,” sebut Samdia.

“Ada sekitarn7 orang turun dari mobil, salah satunya pakaian TNI dan tanya-tanya ke saya, mana jukir itu, setelah tahu video itu di Facebook,” terang Samdia.

Kepada wartawan, Kapenrem 091 ASN Kapten Arh Asrul Azis menegaskan, tidak ada kerjasama dengan Dishub, mengurus parkir. “Kalau ada masyarakat yang mengaku kerjasama dengan Korem, maupun koperasi Korem, itu tidak benar,” tegas Asrul. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *