aa
Agus Haris (kanan) (Foto Ismail/Niaga.Asia)

BONTANG.NIAGA.ASIA-Wakil Ketua DPRD Bontang yang akan dilantik pada oktober mendatang, Agus Haris berpesan kepada Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, Wakil Ketua DPRD Bontang Junaidi dan 22 anggota DPRD lainnya bekerja secara profesional dan mendukung unsur pimpinan yang telah ditetapkan.

Hal itu untuk memudahkan para unsur pimpinan dewan dalam menjalankan tugasnya, dan agar lembaga legislatif semakin kuat jika satu rasa dan satu perjuangan, Selasa (24/09/29/). “Dua puluh lima orang ini lima tahun ke depan akan mengemban amanah masyarakat, hal ini tentu akan sangat sinergis jikalau kita dengan eksekutif dapat bekerjasama dengan baik,” ungkapnya.

Dijelaskan Agus Haris, DPRD harus dapat membawa aspirasi masyarakat mengingat apra anggota DPRD merupakan wakil rakyat yang dipilih untuk selalu mengedepankan dan mendengarkan aspirasi dari masyarakat. Oleh karenanya, pimpinan secara kolektif kolegial dan 25 anggota dewan akan mengemban amanah selama 5 tahun ke depan.

“Kuatnya suatu organisasi apabila ketua, wakil-wakil ketua serta seluruh anggota kompak bersama menatap tugas dan fungsi kewenangan selama lima tahun,” jelas Agus Haris.

Menurutnya, DPRD Bontang akan menjadi perwakilan rakyat yang kuat apabila berimbang dengan eksekutif. Hal itu  bisa diwujudkan jika satu rasa, satu perjuangan, dan satu pandangan bahwa mereka dipilih rakyat untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

Dalam kesempatan ini pula, Agus Haris meminta kepada ketua yang definitf dan wakil meminta dukungan kepada 22 orang anggota dewan lainnya dalam rangka mengatur alur administrasi dan kinerja, usai diambil pengambilan sumpah mengenai tugas pokok pimpinan yang akan dilaksanakan pada oktober mendatang. Hal ini pun sesuai dengan UU nomor 23/2014, bukan lagi anggota legislatif, tapi anggota DPRD yang sejajar dengan pemerintah.

“Dalam urusan kewenangan, kami sama dengan pemerintah melayani masyarakat,” ujarnya.

Hal itu ditanggapi oleh Ketua Sementara DPRD Bontang Nursalam dengan mengatakan,  kekuatan lembaga dewan berasal dari kekompakkan anggota. Namun kekuatan dan kekompakkan anggota dewan selalu diuji dengan adanya dewan yang tidak sinkron dengan pemerintah daerah.

“Itu tugas unsur pimpinan untuk memperkuat lembaga ini lebih baik dari sebelumnya. Insha Allah saya siap membantu pemikiran saya, jika dibutuhkan,” tukasnya. (adv )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *