Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang bersama jajaran Pemkot Palu, usai meresmikan masjid sumbangan yang dibangun dari bantuan sumbangan warga Samarinda. (Foto : Diskominfo Samarinda)

PALU.NIAGA.ASIA – Setelah bantuan disalurkan pasca terjadinya musibah tsunami dan gempa Sulawesi Tengah, tepatnya di Palu tahun 2018 lalu, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, mewakili warganya meresmikan Masjid Al-Ihsan di lokasi bencana, Senin (10/2).

Masjid yang dibangun dari dana warga Samarinda yang digalang oleh Pemkot Samarinda melalui Dompet Peduli Bencana ini berlokasi di Jalan Tambarate, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga Palu, Sulawesi Tengah.

Peresmian langsung oleh Wali Kota Samarinda bersama Wali Kota Palu Hidayat didampingi Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Kepala Kementerian Agama Masdar Amin, serta beberapa pejabat Pemkot lainnya. Jaang menegaskan masjid tersebut dibangun dengan menggunakan bantuan dari masyarakat Samarinda, termasuk pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda.

“Ini hasil sumbangan dari warga Samarinda. Mulai hari ini pembangunannya sudah selesai. Kalau pun ada yang belum beres, kami tetap akan bantu rapikan,” tutur Jaang.

Bukan hanya membangun masjid, Jaang juga mengatakan usai musibah terjadi pihaknya langsung mengirimkan bantuan makanan ke Palu.
“Begitu kami mendapat kabar Palu diguncang gempa jam 19.00 Wita, besok paginya saya sudah perintahkan untuk bentuk tim membantu korban di Palu. Dalam waktu 2 hari kami sudah memberangkatkan 1 kapal yang memuat relawan dan bahan-bahan makanan. Hari berikutnya terus diberangkatkan dari pelabuhan Samarinda lebih dari 10 kali pemberangkatan,” kisah Jaang.

Pengiriman bantuan termasuk relawan ini rinci Jaang langsung dikoordinir Danrem, Kapolres, BPBD Provinsi dan Pemkot Samarinda. Disamping itu juga sebutnya, Samarinda diinstruksikannya dijadikan tempat penampungan sementara untuk pengungsi Palu. Bahkan tambahnya, sampai saat ini masih ada warga Palu yang mengungsi di Samarinda.

“Tetap kita terima. Bahkan kita akan bantu anak-anak yang sekolahnya terputus,” lanjut pria kelahiran Mahakam Ulu tersebut.

Sementara itu Wali Kota Palu menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perlakuan warga Samarinda terhadap masyarakat di daerahnya. Terlebih usai menghadapi musibah beberapa tahun lalu.

“Saya menerima Wali Kota dan jajaran Pemkot Samarinda untuk meresmikan masjid yang dibangun atas sumbangan masyarakat Samarinda,” ucapnya.

Ia pun turut menyampaikan salam kepada masyarakat Samarinda, yang sudah mau peduli dengan kondisi saudara mereka di Palu. Hidayat pun menitipkan doa agar masyarakat Samarinda selalu diberi kesejahteraan dan rezeki yang banyak.

“Sekarang Palu sedang berbenah pasca gempa. Palu masih bisa bangkit karena sudah mendapat bantuan dari pinjaman luar negeri, USD 150 juta atau setara Rp 3 triliun masa rekonstruksi bencana,” beber Hidayat.

Seusai peresmian Masjid Al-Ihsan, Wali Kota dan rombongan berziarah ke Makam Al Habib Abdullah dan Makam Dato Karama. (kmf9)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *