Proses evakuasi jenazah Saripuddin di Kota Bangun, Senin (26/10). (Foto : HO/Basarnas)

KUTAI KARTANEGARA.NIAGA.ASIA – Saripuddin (35), warga Daha Selatan, kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, yang dicari tim SAR gabungan sejak Sabtu (24/10) lalu, ditemukan meninggal pagi ini. Operasi SAR pun ditutup.

Dilansir Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, jasad pria mengambang, pertama kali ditemukan unsur SAR gabungan, berjarak sekira 2,5 kilometer, dari titik awal lokasi perkiraan korban dilaporkan tenggelam.

“Ditemukan sekitar jam 10.36 pagi ini, kondisi meninggal dunia,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, dikutip Niaga Asia, Senin (26/10).

Melkianus menerangkan, dipastikan, jasad itu adalah Saripuddin, yang dicari tiga hari ini. “Korban dievakuasi ke RSUD Gerbang Dayaku di Kota Bangun, untuk keperluan visum. Setelah itu, diserahkan ke keluarga,” ujar Melkianus.

Berita terkait :

Lagi, Warga Dilaporkan Tenggelam di Sungai Mahakam

Dengan demikian, lanjut Melkianus, operasi SAR pencarian korban dinyatakan ditutup. Pun demikian, semua unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR, kembali ke kesatuan masing-masing.

“Operasi SAR ditutup sekitar jam 11.20 siang ini, untuk kembali melanjutkan dengan kesiapsiagaan,” demikian Melkianus.

Untuk diketahui, unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR, selain Basarnas Unit Siaga SAR Samarinda, juga BPBD Kutai Kartanegara, Muspika kecamatan Kota Bangun, Polsek Kota Bangun, Koramil 0906/09, serta relawan kota Samarinda serta Kutai Kartanegara.

“Alat utama SAR seperti perahu karet Basarnas dan BPBD Kukar, Longboat BPD Desa Pela, serta ambulan RSUD Gerbang Dayaku Raja,” demikian Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Riqi Effendi menambahkan. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *