aa
Wings Air pesawat ATR 72-600 di Bandar Udara Tjilik Riwut. (Foto oleh: Ersa Danu)

PALANGKARAYA.NIAGA.ASIA – Kalimantan Tengah adalah salah satu kota tujuan favorit untuk dijadikan tujuan traveling dalam negeri. Jelajahi Taman Nasional Sebangau, hutan rawa gambut dengan menikmati suasana sejuk, juga bisa mengabadikan berbagai jenis spesies atau menyempatkan ke Taman Wisata Fantasi Beach, danau buatan yang diubah jadi pantai. Eksplorasi kearifan setempat terutama melihat kehidupan Suku Dayak, bisa dilakukan menggunakan perahu wisata susur Kahayan, sebagai sungai terpanjang di Kalimantan.

Terbang dari Palangkaraya, Surakarta atau dikenal Solo dan sekitar, termasuk Boyolali merupakan destinasi tak kalah memikat pelancong. Selain tradisinya masih lestari, Solo memiliki daya tarik tersendiri mulai dari wisata kuliner, sejarah, budaya, pendidikan, alam dan belanja.

Jadi sayang jika dilewatkan begitu saja. Beberapa diantaranya, Keraton Kasunanan Surakarta, Taman Sriwedari – Taman Hiburan Rakyat (THR), Agrowisata Sondokoro, Kampung Batik Kauman, hingga objek wisata malam – Ngarsopuro Night Market di Jalan Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Surakarta.

“Berlatar keunggulan masing-masing destinasi, Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group, telah meresmikan layanan domestik secara berjadwal dari Palangkaraya ke Solo,” kata Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulis diterima Niaga Asia.

Operasional penerbangan langsung (non-stop), Wings Air bernomor IW-1730 terbang dari Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah (SOC) pada 06.00 WIB dan tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut, Panarung, Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah (PKY) pukul 08.00 WIB.

“Untuk layanan sebaliknya, Wings Air menggunakan nomor penerbangan IW-1731, pesawat berangkat dari Tjilik Riwut Palangkaraya pukul 17.20 WIB dan mendarat di Adi Soemarmo pada 19.20 WIB,” ujar Danang.

Penerbangan ini menjadikan Wings Air sebagai maskapai satu-satunya yang melayani secara reguler di kedua rute, berfrekuensi terbang masing-masing tiga kali dalam sepekan. Kehadiran jaringan tersebut optimis bisa mempermudah koneksi antardestinasi, sehingga berkontribusi menggeliatkan potensi ekonomi daerah berbasis wisata, perdagangan dan bisnis.

Wings Air optimis, tersedia jaringan langsung Palangkaraya – Solo – Palangkaraya bisa mempermudah akses bagi travelers, dalam mewujudkan impian menjelajahi Kalimantan Tengah dan Jawa Tengah, menjawab tren permintaan perjalanan udara di kedua kota, serta mendukung program pemerintah sejalan mendukung pengembangan 10 Bali Baru, karena Solo menjadi salah satu pintu masuk ke Candi Borobudur selain dari Yogyakarta.

“Rute baru Palangkaraya – Solo – Palangkaraya menjadi bagian strategis ekspansi bisnis dari operasional Wings Air di Tjilik Riwut dan Adi Soemarmo. Untuk itu, bisa menjadi cara baru bepergian yang akan memberikan nilai tambah sehingga interkonektivitas terbaik antardestinasi, menarik kunjungan wisatawan serta pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru,” demikian Danang. (*/006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *