Anggaran Rehab dan Pemeliharaan Rujab Gubernur Cuma Rp3 Miliar, Berikut Rinciannya

Plt Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim Asri Intan Nirwany memberikan keterangan pers di Kantor Diskominfo Kaltim, Selasa 5 Mei 2026. (niaga.asia/Nur Asih Damayanti)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Pemprov Kaltim melalui Biro Umum mengklarifikasi terkait isu anggaran renovasi Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur yang disebut mencapai Rp 25 miliar, melainkan hanya Rp3 miliar, khusus rehabilitasi dan pemeliharaan Rujab.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Astri Intan Nirwany menerangkan, angka puluhan miliar itu merupakan akumulasi total dari 57 item paket belanja mencakup berbagai fasilitas pemerintahan, dan bukan hanya kediaman Gubernur, namun juga Rujab Wakil Gubernur Kaltim dan lainnya.

Rincian paket itu di antaranya meliputi belanja rehabilitasi dan pemeliharaan rumah jabatan Gubernur, paket belanja modal alat rumah tangga Gubernur, alat kesehatan olahraga Gubernur, dan paket belanja rehabilitasi ruang kantor Wakil Gubernur serta rehabilitasi rumah jabatan Wakil Gubernur Kaltim dan lainnya.

“Rp 25 miliar itu terdiri dari 57 paket belanja dari anggaran murni dan perubahan. Salah satunya rehabilitasi Rujab Gubernur,” kata Astri, saat konferensi pers di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Selasa 5 Mei 2026.

Untuk rehabilitasi Rujab Gubernur sendiri senilai Rp 3 miliar, menurut Astri, sudah dianggarkan sejak 2024 dan mengalami pergeseran anggaran di 2025.

Untuk di tahun 2024 sendiri anggaran yang digelontorkan sebesar Rp19 miliar terdiri dari pemeliharaan Rujab Gubernur senilai Rp179 juta dan rujab Wakil Gubernur Rp1,1 miliar, serta anggaran rehabilitasi dan pemeliharaan gedung-gedung, sarana dan prasarana di lingkungan Pemprov Kaltim.

“Jadi untuk tahun 2025 ini, dari total Rp25 miliar rehabilitasi dan pemeliharaan Rujab Gubernur senilai Rp3 miliar,” ujar Astri.

Biro Umum menekankan rencana rehabilitasi ini didasarkan pada kondisi bangunan yang sudah sangat memprihatinkan. Astri menjelaskan sebelumnya Rujab Gubernur ini tidak pernah digunakan secara intens untuk kegiatan pemerintahan, sehingga baru dilakukan renovasi di masa pemerintah Rudy Mas’ud.

“Memang pada tahun-tahun sebelumnya, Rujab ini tidak maksimal digunakan. Tidak seperti sekarang dipakai full untuk acara dari hari Senin sampai Minggu, bahkan sampai malam,” jelas Astri.

Adapun rehabilitasi dan pemeliharaan rumah jabatan Gubernur senilai Rp3 miliar ini mencangkup perbaikan kebocoran atap, perbaikan instalasi listrik, pipa air yang tidak mengalir, serta perbaikan pompa air yang kropos dan lainnya.

“Jadi ini real, tidak.bohongan. Pernah terakhir di 2025 itu cuaca ekstrem hujan sampai banjir di mana-mana, dan saat itu terparahnya kondisi di lantai 2 Rujab Gubernur terendam air karena hujan. Pendopo Odah Etam juga bocor karena bolong saat itu,” demikian Astri Intan Nirwany

Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi

Tag: