Bareskrim Polri Tangkap 2 Nelayan, 222 Kg Sabu, 200 Ribu Ekstasi dan 47.500 Happy Five di Aceh

Barang bukti peredaran gelap Narkotika 222 Kg Sabu, 200 ribu butir ekstasi, dan 47.500 butir happy five dari jaringan Malaysia – Indonesia yang ditangkap di perairan Aceh-Malaysia. (Foto Humas Mabes Polri)

JAKARTA.NIAGA.ASIA- Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar mengatakan16 Desember 2021 bersama Ditjend Bea Cukai Kementerian Keuangan dan aparat penegak hukum di wilayah hukum Polda Aceh, berhasil menangkap 2 pemilik kapal nelayan dan satu orang sebagai DPO, sekaligus kurir narkoba berupa sabu-sabu, ekstasi, dan pil happy five.

“Kita berhasil mengungkapan kasus peredaran gelap Narkotika 222 Kg Sabu, 200 ribu butir ekstasi, dan 47.500 butir happy five dari jaringan Malaysia – Indonesia,” kata Brigjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar dalam konferensi pers, Kamis (23/12/2021).

Menurut Krisno Halomoan Siregar, 2 kurir narkoba yang juga pemilik kapal nelayan menjemput narkoba di perairan Aceh-Malaysia dilengkapi dengan telepon satelit dan GPS.

“Dari 222 kilogram sabu yang ditangkap, rinciannya 12 kilogram ditangkap di rumah salah seorang tersangka dan dari kapal nelayan 210 kilogram,” ujarnya.

“Informasi sementara, sabu-sabu yang ditangkap berasal dari Myanmar,” sambungnya.

Tentang 200 ribu butir ekstasi, dan 47.500 butir happy five yang juga berhasil diamankan, lanjut Krisno Halomoan Siregar, belum diketahui berasal dari negara mana. Kalau disebut dari Belanda, ada perbedaan fisik. Jadi belum tentu dari Belanda.

“Kita akan periksa di laboratorium dulu. Kita punya alat dan pengetahuan untuk mengidentifikasinya,” tegasnya.

Sumber : Divisi Humas Mabes Polri | Editor : Intoniswan

Tag: