Basarnas ke Mahakam Ulu, Cari Dua Orang Hilang Usai Speedboat Terbalik

Perairan kejadian speedboat terbalik di perairan Mahakam Ulu (istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIASpeedboat Middin 01 mengangkut 19 orang yang berangkat dari Tering di Kutai Barat menuju Long Bagun di Mahakam Ulu, dilaporkan terbalik dan tenggelam di perairan Sungai Mahakam di Kampung Mamahaq, Long Hubung, Mahakam Ulu, Rabu 29 November 2023. Basarnas berangkat ke Mahakam Ulu untuk mencari dua orang hilang pascakejadian itu.

Dilansir Basarnas, speedboat Middin 01 dengan motoris Iwan, berangkat dari Pelabuhan Tering Seberang menuju Dermaga Long Bagun dengan 16 orang anak-dewasa, dan 3 balita, hari Selasa 28 November 2023 sekitar pukul 12.30 Wita.

Di perjalanan, saat memasuki Desa Mamahaq, speedboat mengalami kerusakan mesin dan dihantam gelombang besar perairan, dan masuk ke dalam speedboat.

“Speedboat perlahan tenggelam dan terbalik,” kata Basri, Kepala Seksi Operasi Basarnas Kalimantan Timur, dikutip niaga.asia melalui keterangan tertulis, Kamis 30 November 2023.

Basri menerangkan dari 19 orang penumpang itu, 17 di antaranya berhasil selamat. Sedangkan dua orang lagi belum ditemukan dan dalam pencarian.

“Dua yang belum ditemukan ini Bapak-bapak dan satu Balita,” ujar Basri.

Tim Basarnas Unit Siaga SAR Samarinda diberangkatkan ke Mahakam Ulu. Mereka diperkirakan tiba Jumat 1 Desember 2023 dini hari (HO-Basarnas Unit Siaga SAR Samarinda)

Adapun 17 korban selamat itu adalah :

1. Iwan (Motoris Speedboat/ L/40 tahun)
2. Lahai Dalun (P/75 tahun)
3. Pudung Liah (P/42 tahun)
4. Jusak (L/40 tahun)
5. Rahman (L/43 tahun)
6. Edo (L/27 tahun)
7. Tauti (P/25 tahun)
8. Selci (P/1 tahun)
9. Mega (P/1 tahun)
10. Salvanus Salang (L/1 tahun)
11. Yakobus (L/32 tahun)
12. Dami (L/58 tahun)
13. Kurnia (/50 tahun)
14. Veronica (P/25 tahun)
15. Graciella (P/2 tahun)
16. Ivan (L/42 tahun)
17. Pina (P/40 tahun)

Sedangkan dua orang dalam pencarian adalah Edo berusia 27 tahun dan Celcia berusia 1 tahun, di mana keduanya berasal dari Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Basarnas telah memberangkatkan Unit Siaga Pencarian dan Penyelamatan (Search and Rescue/SAR) Samarinda ke Mahakam Ulu yang berjarak sekitar 334 Km dari Samarinda, untuk memulai operasi pencarian kedua korban.

“Tim Basarnas unit siaga SAR Samarinda berangkat ke lokasi kejadian sekitar jam 2 siang ini, dan diperkirakan tiba hari Jumat dini hari,” demikian Basri.

Dalam operasi SAR di Mahakam Ulu, selain Basarnas, juga melibatkan BPBD Kabupaten Mahakam Ulu, Polairud Polres Kutai Barat, masyarakat serta keluarga korban.

Sumber : Basarnas Kaltim | Editor : Saud Rosadi

Tag: