
SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Timur resmi dilantik untuk periode 2025–2030. Kepengurusan baru itu ditarget merebut kursi legislatif hingga mendorong kader duduk di posisi eksekutif.
Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah II partai berlambang matahari ini digelar di Samarinda Convention Hall, Sabtu 25 April 2026, dihadiri langsung Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, bersama sejumlah pejabat dan kader dari berbagai daerah.
Dalam pelantikan itu, turut dikukuhkan jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara dari DPW hingga DPD PAN di 10 kabupaten/kota se-Kaltim, sebagai bagian dari konsolidasi struktur partai di daerah.
Sejumlah tokoh nasional dan kader dari kalangan publik figur juga tampak hadir, di antaranya Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio, Sigit Purnomo (Pasha Ungu), Surya Utama (Uya Kuya), Desy Ratnasari, serta Venna Melinda.
Zulkifli Hasan memuji soliditas kader di Kaltim, yang mampu menggelar konsolidasi dalam skala besar. Dia bahkan menyebut pelantikan di Kaltim ini sebagai pelantikan yang terbaik di Indonesia.
“Saya kira ini pelantikan PAN terbaik dan terbesar di seluruh Indonesia. Terima kasih kepada seluruh panitia dan seluruh kader PAN Kalimantan Timur,” kata Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan.
Dia menekankan bahwa dengan dilantiknya para pengurus DPW dan DPD PAM 10 kabupaten/kota ini menjadi pemantik bagi kenaikan suara partai secara nasional. Dia menargetkan PAN mampu menembus jajaran elit politik pada Pemilu 2029 nanti.
“Kita turun dari nomor lima ke nomor tujuh. Namun tidak perlu khawatir. Insyaallah Pemilu mendatang kita akan menjadi empat besar,” tegas Zulhas.
Sekretaris DPW PAN Kaltim Jasno mengatakan, mandat baru ini akan dijawab dengan mobilisasi mesin partai secara total. PAN Kaltim memasang target tinggi untuk mengisi kursi seluruh daerah pemilihan (Dapil) DPRD tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Target kita setiap Dapil harus terisi wajib. Baik DPRD provinsi maupun kabupaten/kota harus 100 persen kursi,” kata Jasno.
Tidak hanya di parlemen, PAN Kaltim juga mulai menginventarisasi kader potensial untuk bertarung di kursi eksekutif. Para kader telah disiapkan untuk bertarung pada pemilihan Bupati Kutai Barat ataupun Mahakam Ulu, Bupati Kutai Kartanegara, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda hingga pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim pada Pilkada 2029 mendatang.
“Tentu untuk provinsi, ketua umum telah perintahkan, karena memang di 2029 itu semua partai bisa mencalonkan dan dicalonkan untuk jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim,” demikian Jasno.
Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi
Tag: KaltimPartai Amanat NasionalPemilu 2029Politik