
BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA — Tonggak baru pembinaan olahraga Kota Balikpapan resmi dimulai setelah jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2025–2029 dikukuhkan dalam seremoni di BSCC Dome Balikpapan, Rabu 7 Januari 2026 malam.
Momentum itu sekaligus menegaskan kuatnya dukungan Pemerintah Kota Balikpapan terhadap pengembangan prestasi atlet daerah.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan atlet untuk peningkatan prestasi.
Menurutnya, sinergi antara KONI dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
“Kami berharap pengurus baru mampu menjaga konsistensi dalam pembinaan atlet. Pemerintah kota siap berkolaborasi agar prestasi yang sudah baik bisa ditingkatkan lagi,” kata Rahmad.
Dia menyoroti keberhasilan atlet Balikpapan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), sebagai bukti nyata potensi yang harus dikelola secara serius.
Pembinaan jangka panjang, dukungan anggaran, hingga perhatian terhadap masa depan atlet, menurut Rahmad, menjadi hal yang tak terpisahkan.
“Prestasi tidak berhenti di podium. Atlet-atlet berprestasi harus kita dampingi, kita bina, bahkan kita bantu dari sisi kesejahteraan, termasuk peluang kerja bagi yang belum memiliki,” ujar dia.
Ketua KONI Balikpapan terpilih, Gasali, mengaku amanah yang diterimanya merupakan kepercayaan besar dari seluruh cabang olahraga dan insan olahraga di Kota Minyak –julukan Balikpapan-.
Dia mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang selama ini berkontribusi terhadap prestasi atlet Balikpapan.
“Capaian juara umum Popda dengan raihan puluhan medali serta hasil maksimal di babak kualifikasi Porprov, adalah buah kerja keras atlet, pelatih, orang tua, dan semua pihak,” ujar Gasali.
Dia menegaskan, pada periode kepengurusan 2025–2029, KONI Balikpapan akan memfokuskan diri pada penguatan sistem pembinaan, peningkatan mental juara atlet, serta kolaborasi lintas sektor.
“Prestasi tidak lahir dari kerja sendiri. Kita butuh kebersamaan. Mari kita satukan langkah untuk membawa olahraga Balikpapan semakin berjaya dan berkontribusi bagi Indonesia Emas,” sebut Gasali.
Sementara itu, Ketua KONI Kalimantan Timur Rusdiansyah Aras juga memberikan apresiasi atas kontribusi besar atlet Balikpapan terhadap prestasi olahraga provinsi. Dia menyebut Balikpapan sebagai salah satu lumbung atlet andalan Kaltim.
“Pada PON terakhir, Balikpapan menyumbang sekitar 30 persen medali Kaltim. Ini bukti bahwa pembinaan di daerah ini berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.
Rusdiansyah berharap kepengurusan baru mampu menjaga momentum tersebut, terutama dalam menghadapi agenda strategis seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026.
“Balikpapan harus tampil sebagai daerah dengan kekuatan dan karakter olahraga yang jelas,” jelas Rusdiansyah.
Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi
Tag: KONI BalikpapanOlahraga