Lapas Nunukan Razia Halinar, Semua Sel Tahanan dan Napi Diperiksa

Pegawai Lapas Nunukan memeriksa lemari tahanan dan narapidana, hari Rabu (06/5/2026). (Foto: Lapas Nunukan/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan, Kalimantan Utara, tegas memberantas peredaran narkotika dengan merazia seluruh sel  tahanan dan narapidana melibatkan aparat penegak hukum (APH) Polres dan BNNK Nunukan, dibantu Kodim 0911 Nunukan, hari Rabu (06/05).

Kepala Lapas (Kalapas) Nunukan, Donny Setiawan, mengatakan, razia Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba)  dilaksanakan dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), melibatkan unsur gabungan dari Polres, Kodim 0911 Nunukan dan  BNNK

“Razia gabungan bertujuan membersihkan Lapas Nunukan dari peredaran narkotika maupun barang-barang terlarang lainnya,” kata Donny, Kamis (07/05/2026).

Razia yang dimulai pukul 20:00 – 22:00 Wita melibatkan 40 orang pegawai Lapas Nunukan, 6 personil Polres Nunukan, 13 pegawai BNNK Nunukan, 3 personel Kodim Nunukan dan 3 orang dari Polisi Meliter (PM).

Meski tidak menemukan narkotika, personel gabungan mendapatkan sejumlah barang berbahaya seperti gunting, korek, botol kaca, kawat, kabel, sendok besi, palu besi, gunting kuku, pencukur jenggot.

“Kita juga temukan beberapa barang-barang keras yang berpotensi dapat dijadikan senjata tajam,” sebutnya.

Aparat dari Polres Nunukan melakukan pemeriksaan badan terhadap tahanan dan narapidana Lapas Nunukan, hari Rabu (06/5/2026). (Foto: Lapas Nunukan/Niaga.Asia)

Donny menerangkan, razia gabugan ini sebagai tindak lanjut dari surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kalimantan Timur tertanggal 17 April 2026 Nomor : W.18-UM.01.01-1792 tentang Pelaksanaan Ikrar Zero Halinar.

“Dengn kegiatan razia, kami setidaknya dapat memastikan kondisi lingkungan Lapas dalam keadaan aman serta kondusif,” terang Donny.

Semua barang terlarang hasil temuan akan dimusnahkan, sedangkan narapidana pemilik barang terlarang dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku di lembaga pemasyarakatan.

Ke depan Lapas Nunukan akan meningkatkan pengawasan terhadap narapidana. Pengawasan melekat diterapkan juga kepada semua pegawai staf kantor dan bagian penjaraan.

“Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) berlaku untuk semua orang yang berada dalam lingkungan Lapas,” tegasnya.

Penulis : Budi Anshori | Editor : Intoniswan

Tag: