Lima Kecamatan Jadi Motor Kebangkitan UMKM Perempuan di Kukar

Foto bersama jajaran DPC IWAPI Kukar, pengurus ranting dari lima kecamatan, serta para tamu undangan dalam Rakercab IWAPI Kukar Tahun 2026. (Niaga.Asia/Lydia Apriliani)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Lima kecamatan seperti Tenggarong, Samboja, Loa Janan, Loa Kulu, dan Tenggarong Seberang disebut-sebut menjadi penggerak utama kebangkitan para UMKM perempuan dan penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Hal tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kukar, Dafip Haryanto, saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kukar Tahun 2026 di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Kamis (7/5/2026).

“Seluruh pengurus ranting di IWAPI Kukar, ada lima kecamatan ya, memang sebenarnya lima kecamatan ini yang menjadi triggernya IWAPI Kukar,” ujarnya.

Menurutnya, potensi yang dimiliki dari lima kecamatan tersebut benar-benar besar untuk dikembangkan, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui peran perempuan pelaku usaha.

“Jadi sebenarnya banyak yang bisa kita garap untuk meningkatkan kualitas ketahanan ekonomi di masyarakat Kukar. Karena mungkin triggernya itu ibu-ibu,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar kata dia, saat ini terus bergerak mewujudkan visi Kukar Idaman Terbaik yang berorientasi pada pembangunan kerakyatan berbasis keunggulan daerah.

Dalam visi tersebut, perempuan pengusaha dinilai memiliki peran penting karena menjadi bagian dari penggerak UMKM yang menopang ekonomi daerah.

“IWAPI Kukar memiliki peran yang sangat krusial. Wanita pengusaha adalah pilar ketahanan ekonomi keluarga, sekaligus penggerak UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah kita,” terangnya.

Karena itu, Pemkab Kukar berharap IWAPI mampu menyelaraskan program kerjanya dengan arah pembangunan daerah, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Dafip juga mendorong agar para pengusaha perempuan di lima kecamatan tersebut terus mendapatkan pendampingan dan pelatihan agar mampu meningkatkan kualitas usaha mereka.

“Saya berharap IWAPI terus melakukan pendampingan dan pelatihan bagi pengusaha perempuan agar naik kelas, melek digital dan memiliki daya saing global,” harapnya.

Selain itu, IWAPI Kukar juga diminta lebih aktif menggali potensi unggulan daerah mulai dari produk olahan pertanian hingga kerajinan tangan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Saya mengajak IWAPI untuk lebih jeli melihat potensi lokal, produk olahan pertanian, dan kerajinan-kerajinan tangan, yang kita harus bisa menembus pasar nasional bahkan internasional dengan sentuhan inovasi dari ibu-ibu sekalian,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Kalimantan Timur (Kaltim) Ernawaty Gafar, mengapresiasi perkembangan IWAPI Kukar yang dinilai aktif melakukan pemberdayaan perempuan dan pembinaan UMKM dalam beberapa tahun terakhir.

Berbagai kegiatan seperti pelatihan hingga kunjungan kerja ke pelaku UMKM, menurut dia, menjadi bukti keseriusan IWAPI Kukar dalam meningkatkan kapasitas anggotanya.

“Pemberdayaan sudah mulai berjalan, bagaimana pelatihan-pelatihan dan juga untuk kunjungan kerja ke para UMKM-UMKM sudah mereka laksanakan. Itu yang saya acungin jempol buat IWAPI Kukar,” katanya.

Ia berharap capaian dan prestasi IWAPI Kukar terus meningkat, termasuk pada pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IWAPI Kaltim mendatang.

“Tahun ini saya berharap IWAPI Kukar harus bisa mendapat predikat pertama,” pungkasnya.

Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan

Tag: