
SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Media siber atau online Niaga.Asia (PT Kaltim Prima Multi Media) yang berkantor di Samarinda, Kalimantan Timur, berhasil mempertahankan status sebagai media terverifikasi di Dewan Pers, setelah dinyatakan lulus verifikasi administrasi dan faktual pada 22 April 2026.
Dewan Pers telah menerbitkan sertifikat terverifikasi terbaru Niaga.Asia dengan Nomor 684/DP-Verifikasi/K/IV/2026 yang ditandatangani Ketua Dewan Pers, Prof Kamaruddin Hidayat pada 23 April 2026.
“Sertifikat Terverifikasi Dewan Pers terbaru Niaga.Asia ini berlaku selama 5 (lima) tahun, atau sampai 23 April 2031 ,” tulis Komaruddin Hidayat.
Sebelumnya media Niaga.Asia yang mulai tayang sejak 08 Februari 2018, untuk pertama kalinya mendaftarkan diri untuk jadi media terverifikasi ke Dewan Pers tahun 2021. Setelah melengkapi persyaratan, dinyatakan Dewan Pers sebagai media Terverifikasi pada tanggal 06 April 2021 dengan masa berlaku sertifikat terverifikasi, juga lima tahun, atau berakhir 6 April 2026.
“Alhamdulillah setelah memenuhi persyaratan administrasi, verifikasi faktual, dan penilain konten, Niaga.Asia, berhasil mempertahankan status sebagai media terverikasi atau terdaftar di Dewan Pers,” kata Intoniswan, Penanggungjawab/Pemimpin Redaksi Niaga.Asia.

Menurut Into, keberhasilan Niaga.Asia mempertahankan status terverifikasi di Dewan Pers tidak terlepas dari faktor sumber daya manusia yang ada, dimana dua wartawannya sudah memegag sertifikat kompetensi dengan status Wartawan Utama, dan lima wartawan lainnya saat ini memegang sertifikat kompetensi dengan status Wartawan Muda.
“Tahun ini, kami berencana mengikutkan sebanyak 2 wartawan pada uji kompetensi wartawan (UKW) yang diselenggarakan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Kalimantan Timur untuk mendapatkan status Wartawan Madya,” lanjutnya. Wartawan Niaga.Asia, selain ada di Samarinda, juga ada di kota Balikpapan, Tenggarong, dan Nunukan.
Selain itu, lanjut Into, media Niaga.Asia, berhasil mempertahankan status terverifikasi, karena telah memenuhi kewajibannya kepada wartawan tetap sebagaimana diharuskan Dewan Pers, yakni memberikan jaminan asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan (BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan).
Wartawan dan karyawan Niaga.Asia, iuran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dibayarkan full 100 persen oleh PT Kaltim Prima Multi Media, atau tanpa memotong gaji wartawan, memberikan gaji ke-13/THR kepada seluruh wartawan. Kemudian membayar gaji terendah kepada wartawan sesuai UMP Provinsi Kaltim.
“Rata-rata gaji wartawan di Niaga.Asia sudah jauh di atas UMP Kaltim tahun 2026 atau di atas Rp3.762.431 per bulan,” ungkap Into.
“Berita yang diproduksi sendiri oleh wartawan Niaga.Asia per hari juga lebih dari 15 berita sebagaimana diharuskan Dewan Pers,” lanjutnya.
Into juga menjelaskan, tahun 2025 adalah tahun dimana Niaga.Asia mencapai lonjakan prestasi luar biasa, dimana jumlah visitor mencapai 3.943.350, atau naik signifikan dibandingkan visitor tahun 2024 sebanyak 2.985.111.
“Tahun 2026 ini, saya menargetkan jumlah visitor Niaga.Asia sebanyak 4.500.000,” katanya optimis.
Kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat, visitor, pemerintah dan pihak swasta, kata Into, sangat bermakna. Tahun ini penyelenggara TEI (Trade Expo Indonesia) ke-41 berskala Internasional yang akan diselenggarakan 14-18 Oktober 2026 di Jakarta, juga mengundang Niaga.Asia menjadi media partner.
Tentang konten Niaga.Asia, Into yang sudah menjalankan profesi sebagai wartawan selama 37 tahun, tetap pada visi dan misi awalnya membantu mempromosikan UMKM dan produk yang dihasilkan UMKM secara gratis atau tanpa memungut biaya, mempublikasikan kebijakan ekonomi pemerintah, termasuk pemerintah daerah, menjadi media partner pemerintah dan swasta, mengangkat potensi ekonomi daerah, khususnya Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.@
Tag: Dewan Pers