
SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Penduduk lansia terus meningkat hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan SP2010. Persentase lansia Kaltim hasil SUPAS 2025 sebesar 9,05%. Sedangkan di Kabupaten/Kota, persentase lansia tertinggi adalah Balikpapan sebesar 10,62%.
“Provinsi Kalimantan Timur saat ini hampir memasuki fase ageing population yang ditandai dengan persentase penduduk berumur 60 ke atas sebesar 10% atau lebih,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur (BPS Kaltim), Mas’ud Rifai dalam konferensi pers secara daring, Selasa (5/5/2026).
Tentang pertumbuhan penduduk, BPS Kaltim mencatat, tumbuh melambat, dengan rata-rata laju pertumbuhan penduduk tahunan sebesar 1,52 persen dalam lima tahun terakhir. Sekitar 72,82% penduduk adalah Gen Z, Milenial, dan Post-Gen Z.

Sementara, rasio ketergantungan mengalami penurunan selama periode lima tahun terakhir, mencapai 40,19 persen di tahun 2025. Rasio ketergantungan hasil SUPAS 2025 mencapai 40,19, artinya setiap 100 orang penduduk usia produktif menanggung sekitar 40 hingga 41 penduduk usia nonproduktif.
“Rasio ini menurun jika dibandingkan hasil SP2020 seiring dengan kenaikan proporsi penduduk usia produktif (15-64 tahun),” ujar Mas’ud.
Angka Kelahiran Total (TFR) Kalimantan Timur sebesar 2,09 sedikit di bawah Replacement Level. Angka Kematian Bayi (IMR) terus menurun mencapai 13,47 pada tahun 2025.
“Sebanyak 29 hingga 30 dari 100 penduduk Kalimantan Timur lahir di luar Kalimantan Timur,” demikian Mas’ud.
Penulis: Intoniswan | Editor: Intoniswan
Tag: Penduduk