Polisi Tembak Kaki Pelaku Pencurian di Sebatik

Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur bersama LM, pecandu narkotika sekaligus pelaku pencurian (foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Seorang  pecandu narkotika di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan,  LM (21) setelah ditembak kakinya, kini diamankan Polisi karena  telah melakukan pencurian handphone di rumah Ruwanti (36).

Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Randhya Sakhitika Putra mengatakan, pelaku LM (21) warga Jalan Lorong Gelap RT 01, Desa Sei Pancang, Sebatik Utara, diamankan atas dugaan pencurian sebuah handphone merk Vivo Y91c.

“Kejadian pencurian tanggal 28 Desember dan pelaku diamankan 29 Desember 2021 pukul 16.30 Wita,” kata Randhya pada Niaga.Asia, Kamis (30/12).

Berdasarkan laporan korban, handphone miliknya yang saat itu sedang dicas di lantai ruang tamu tiba-tiba hilang. Korban mencari ke seluruh sudut rumah dan bertanya kepada tetangga.

Atas kehilangan tersebut, Ruwanti (36) berinisiatif membuat laporan ke Polsek Sebatik Timur Selanjutya Unit Reskrim melakukan proses penyelidikan ke lokasi kejadian dengan hasil identifikasi mengarah kepada seorang warga.

“Dalam waktu kurang 1×24 jam Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur, berhasil mendapatkan lokasi keberadaan pelaku yang saat itu di Desa Sei Nyamuk,” kata Kapolsek.

Tindakan pengamanan sempat mendapat perlawanan oleh pelaku yang berusaha melarikan, sehingga Polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan timah panas kebagian kaki kiri.

“Sesuai SOP penindakan, Polisi bisa melakukan tindakan tegas dan terukur dikala pelaku kejahatan berusaha melarikan diri atau melawan,” ucapnya.

Menurut Kapolsek, pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan mengakui telah mengambil handphone. Hal ini dibuktikan dengan adanya temuan barang bukti yang dikuasainya

Aksinya pencurian dilakukan dengan cara mengincar rumah korban dan kemudian menunggu korban keluar dari rumah. Setelah situasi aman, pelaku masuk melalui pintu depan dalam posisi tidak terkunci

“Selain mencuri pelaku diketahui seorang pecandu narkotika. Hasil curian digunakan sendiri,” terang Randhya.

Penulis ; Budi Anshori | Editor : Rachmat Rolau

Tag: