
SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Rencana Pemkot menerapkan sistem parkir berlangganan disorot DPRD Samarinda, karena tarif yang terlalu tinggi. Meski begitu, besaran tarif harus disertai juga dengan peningkatan pelayanan.
Sebelumnya, Pemkot Samarinda belum lama ini merencanakan akan menerapkan parkir berlangganan di beberapa titik pusat kota, sebagai upaya untuk memperbaiki tata kelola perparkiran, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus menekan praktik juru parkir (Jukir) liar yang selama ini meresahkan masyarakat.
Berdasarkan skema yang disusun Pemkot Samarinda, tarif parkir berlangganan untuk kendaraan roda dua ditetapkan sebesar Rp40 ribu per bulan, Rp200 ribu untuk 6 bulan, dan Rp400 ribu untuk paket tahunan.
Sementara bagi kendaraan roda empat, biaya berlangganan berada pada kisaran Rp100 ribu per bulan, Rp500 ribu untuk enam bulan, dan Rp1 juta per tahun.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi menegaskan kebijakan ini tidak boleh hanya dipandang sebagai instrumen untuk mengejar target pendapatan semata, melainkan menekankan aspek pelayanan dan manfaat nyata bagi warga harus menjadi prioritas utama sebelum regulasi ini benar-benar diresmikan.
“Tentunya dengan kita mengeluarkan dana segitu, nilai tambah apa yang didapat? Jangan hanya menuntut warga membayar parkir tanpa ada nilai tambah yang diberikan kepada pelanggan,” kata Iswandi di kantornya belum lama ini.
Menurut Iswandi, nominal yang diajukan tergolong besar bagi sebagian lapisan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
“Kalau kita melihat dari angka tersebut, masyarakat mengatakan itu berat karena saat ini kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja,” ujar Iswandi.
Iswandi menekankan keberhasilan parkir berlangganan sangat bergantung pada kepercayaan publik. Jika warga merasa keamanan, kenyamanan, dan kepastian mendapatkan ruang parkir terjamin, maka partisipasi masyarakat akan mengikuti dengan sendirinya.
“Kita perlu lihat dahulu nanti saat uji cobanya seperti apa nantinya, dan sosialiasinya seperti apa,” demikian Iswandi
Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi
Tag: DPRD SamarindaParkirSamarinda