Warga Balikpapan Tak Lagi Penonton, Pemkot Libatkan Langsung dalam Program Ekonomi

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. (niaga.asia/Heri)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Pemkot Balikpapan menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyebut keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi harus melibatkan partisipasi warga hingga tingkat lingkungan.

“Pembangunan akan berhasil jika masyarakat ikut terlibat. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah,” kata Bagus, Selasa 21 April 2026.

Menurut Bagus, tokoh masyarakat memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak di tengah warga. Peran mereka dibutuhkan untuk mendorong partisipasi dalam berbagai program pemberdayaan yang telah disiapkan pemerintah kota.

“Tokoh masyarakat diharapkan mampu mengajak dan memotivasi warga agar terlibat aktif dalam setiap program,” ujarnya.

Salah satu program yang kini digencarkan adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di 34 kelurahan. Inisiatif itu dirancang untuk memperluas akses permodalan, sekaligus memperkuat ekonomi berbasis komunitas.

Saat ini, realisasi program tersebut masih bertahap. Satu koperasi telah selesai dibangun di Kelurahan Graha Indah, sementara sembilan lainnya masih dalam proses pengerjaan.

“Ke depan, kami ingin koperasi ini tidak hanya menjadi tempat simpan pinjam, tetapi juga wadah penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Pemerintah juga mendorong warga untuk tidak sekadar menjadi anggota koperasi, tetapi turut ambil bagian dalam pengelolaannya. Dengan begitu, manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.

Selain penguatan kelembagaan ekonomi, masyarakat juga didorong memanfaatkan berbagai pelatihan keterampilan yang disediakan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) serta program dari Dinas Koperasi dan UMKM.

Pelatihan seperti memasak, membuat kue, hingga menjahit diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha baru.

“Manfaatkan pelatihan yang ada, jadikan keterampilan sebagai peluang usaha yang produktif,” imbuh Bagus.

Masih disampaikan Bagus, seluruh program yang dibiayai melalui APBD tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata, bukan hanya untuk kelompok tertentu.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Balikpapan diharapkan terus tumbuh sebagai kota yang inklusif, berdaya saing, serta mampu menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat lokal.

Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi

Tag: