Ada Buaya, Wisata Labuan Cermin Ditutup Sementara

Wisata Labuan Cermin di Bidukbiduk, Kabupaten Berau, 6 November 2019 (Foto : Niaga Asia)

TANJUNG REDEB.NIAGA.ASIA – Lokasi wisata Labuan Cermin di Bidukbiduk, Berau, ditutup sementara menyusul temuan buaya 4,7 meter. Tujuannya untuk memastikan destinasi wisata kelas dunia itu benar-benar bebas dari binatang buas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Berau Masrani sempat memastikan lebih dulu sebaran dokumentasi video dan foto buaya 4,7 meter itu sejak siang tadi.

“Sempat saya khawatirkan itu bukan di Labuan Cermin,” kata Masrani, dikonfirmasi Niaga Asia, Rabu (29/12) sore.

Setelah memastikan buaya itu benar di Labuan Cermin, Masrani lantas berkoordinasi bersama dengan pengelola wisata Labuan Cermin. Namun komunikasi dilakukan melalui pengelola lama, menyusul pergantian pengurus pengelola baru di wisata Labuan Cermin.

“Saya sudah komunikasikan dengan pengelola, sementara ditutup bagi pengunjung, dengan pengamanan Polsek Bidukbiduk dan Koramil,” ujar Masrani.

Masrani menyebut kemunculan buaya itu merupakan kejadian alam yang tidak bisa dihindari. “Ini mungkin buaya itu sedang lapar dan mencari makan,” sebut Masrani.

Cerita Polsek Bidukbiduk Soal Buaya 4,7 meter di Labuan Cermin

“Ada 5 danau terindah di dunia, di mana dua di antaranya ada di Indonesia. Salah satunya adalah Labuan Cermin. Sementara ditutup belum diketahui sampai kapan,” tambah Masrani.

Penutupan wisata Labuan Cermin bukan tanpa alasan.

“Untuk memastikan tidak ada satwa buas lainnya. Ini pertama kalinya sejak ada Labuan Cermin, atau danau dua rasa ini. Sebelumnya belum ada. Kepercayaan masyarakat setempat disebut nenek. Ternyata benar ada,” ungkap Masrani.

“Iya dengan begitu wisatawan dan pengelola harus lebih hati-hati. Utamanya bagi pengelola agar tidak mengesampingkan keamanan pengunjung atau tamu di Labuan Cermin,” jelas Masrani.

Kapolsek Bidukbiduk AKP Herman juga memastikan penutupan sementara wisata Labuan Cermin.

“Besok ditutup dulu, demi kenyamanan pengunjung. Kita lakukan pembersihan dulu. Supaya pengunjung benar-benar aman,” demikian Herman.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: