Fender jembatan Mahakam yang ditabrak tongkang muatan kayu sengon, Minggu (28/4) pagi tadi. (Foto : HO/Polsek Pelabuhan)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Jembatan Mahakam yang membelah Sungai Mahakam di Samarinda, pagi tadi kembali ditabrak tongkang. Kali ini, bukan tongkang batubara, melainkan bermuatan kayu sengon.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 06.00 WITA pagi tadi. Kendaraan roda dua dan roda empat sudah ramai melintas di atas jembatan. Tongkang Indo Suses 25 yang ditarik tugboat Capricorn 126, melintas di bawah jembatan.

“Benar, kejadiannya jam 6 pagi tadi. Tongkang muatan kayu ditarik tugboat lewat di bawah jembatan, dari Tanjung Karas ke Perawang (hulu ke hilir sungai),” kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda AKP Aldi Alfa Faroqi, dikonfirmasi Minggu (28/4).

Dari penyelidikan dan penyidikan kepolisian, saat melintas, sungai sedang berarus deras, akibat banjir di hulu Sungai Majakam. “Jadi pas melintas di kolong jembatan, tongkang larut ke kiri sehingga menabrak fender jembatan,” ujar Aldi.

Sedangkan dihubungi terpisah, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritad Pelabuhan (KSOP) Samarinda Dwi Cahyo menerangkan, dia dan jajarannya, telah menerima kabar kejadian itu.

Tongkang muatan kayu sengon penabrak pilar jembatan (foto : HO/Polsek Pelabuhan)

“Tongkang itu muatan sengon. Kita panggil nakhoda, dan kita mintai keterangan bersama pemilik barang. Sementara kita amankan, sampai ketinggian muatan dikurangi,” kata Dwi.

Peristiwa itu, sempat diabadikan menggunakan ponsel, dan diunggah ke media sosial. Fender dan pilar jembatan Mahakam yang ditabrak tongkang, merupakan kejadian kesekian kalinya dialami jembatan Mahakam yang dibangun tahun 1986 itu. Namun demikian, pihak terkait masih mengklaim jembatan itu masih aman dilalu kendaraan. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *