paslon
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim dengan nomor urut masing-masing. (Yuliawan Adrianto)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Keempat pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kaltim di Pilkkada Kaltim 2018, kini  resmi mempunyai nomor urut setelah dilakukan pengundian dan pengumuman nomor urut dalam rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim di Ball Room Hotel Mesra, Selasa (13/02).

Rapt pleno dimpin langsung Ketua KPU Kaltim, Muhammad Taufik dan dihadiri komisioner lainnya, Rudiansyah, Mohammad Syamsul Hadi, Vico Januardhy, dan Hj Ida Farida Ernada. Kelima komisioner KPU Kaltim membuka rapat pleno sekira pukul 10.55 Wita dalam balutan pakaian daerah. Sekretaris KPU Kaltim, Syarifuddin Rusli yang mendampingi pimpinan rapat pleno juga memakai pakain adat Kutai.

Hadir juga dalam rapat pleno antara lain Kapolda Kaltim, Irjen Pol, Priyo Widyanto, Danrem 091/ASN, Brigjen Irham Waroihan, Penasihat Forum Kebangsaan Kaltim, H Yos Sutomo, tokoh masyarakat, pemuda, dan agama.

Setelah dilakukan pengambilan nomor urut untuk mengambil nomor yang sebenarnya, pada pengambilan nomor urut paslon,H Sofyan Hasdam-H Nusyirwan Ismail mendapat nomor 1, H Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat memperoleh nomor 2, sedangkan paslon Isran Noor-H Hadi Mulyadi memperoleh nomor 3, dan H Rusmadi-H Safaruddin mendapat nomor 4. Keempat paslon ke rapat pleno juga didamping istrinya masing-masing ditambah timses 100 orang.

“Tidak menyangka, tapi dengan dapat nomor urut 1, ini lebih memudahkan mengenalkan kami ke pemilih saat bersosialisasi atau kampanye nanti,” kata Sofyan Hasdam. “Jauh sebelum pengundian nomor urut, kami sudah menggunakan simbol 2 jari,” tambah Jaang pada Niaga.asia.

Hal yang sama juga dikatakan Isran Noor dan Rusmadi. Keduanya berpendapat semua nomor sama saja. Kalau nomor urut 3, ya semacam slank. “Saya sih cocok saja,” ujar Isran. “Nomor 4 juga mudah, tinggal mengacungkan 4 jari saat sosialisasi dan kampanye,” kata Rusmadi terpisah.

Paslon Isran-Hadi yang mendapat nomor urut 3 adalah paslon yang pertama datang ke rapat pleno, berikutnya paslon Rusmadi-Safaruddin, kemudian Sofyan-Nusyirwan, paslon terakhir yang datang adalah Syharie Jaang-Awang Ferdian. Keempat paslon diiringi ketua timses masing-masing dan kesenian tradisional.

Menurut Ketua KPU Kaltim, Muhammad Taufik, agenda KPU yang masih wajib diikuti paslon gubernur dan wakil gubernur Kaltim periode 2018-2023 adalah Deklrasi Pemilukada Damai yang dilaksanakan tanggal 18 Pebruari 2018 di GOR Sempaja. “Wajib hadir, deklarasi pemilikada dami sangat penting artinya dalam upaya menjaga proses pilkada damai,” kata Taufik. (001)

 

 

Berita Terkait