Keberhasilan Indonesia Temukan 74% Kasus TBC jadi Percontohan Dunia

Peserta pertemuan soal penanganan TBC di kota Varanasi, India, 25-26 Maret 2023 (HO/Kemenkes)

JAKARTA.NIAGA.ASIA — Indonesia menjadi peserta Stop TB Board Meeting ke-36 di Varanasi, India pada 25-26 Maret 2023. Pertemuan yang dilakukan secara rutin setiap tahun itu membahas progres tentang penanggulangan TBC di dunia.

Beberapa progres salah satunya adalah dari Indonesia, di mana pada tahun 2022 berhasil menemukan 74% kasus TBC. Keberhasilan itu dicapai atas kolaborasi antar sektor dan juga memperkuat kerja sama dengan sektor swasta.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melalui video tapping mengatakan Indonesia bisa mengakhiri TBC.

“Indonesia telah didukung oleh banyak regulasi multisektoral dan terus akan meningkatkan surveilans TBC melalui pengembangan inovasi digital dan pemanfaatan teknologi terkini,” kata Budi Sadikin, dilansir laman resmi Kementerian Kesehatan, Kamis 20 April 2023.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban tertinggi TBC kedua di dunia dan berkomitmen penuh untuk mengeliminasi TBC.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, meskipun layanan kesehatan terdampak COVID-19, Indonesia terus berkomitmen untuk mencapai target eliminasi TBC.

“Hal tersebut nampak pada tahun 2022, Indonesia berhasil menemukan 74% dari target estimasi kasus TBC yang dicapai dengan menggencarkan penemuan kasus aktif, kolaborasi public dan private, serta melakukan pendekatan multisektoral,” ucap Maxi.

Indonesia juga menyatakan dukungan penuh nya terkait agenda United Nation on High Level Meeting (UNHLM) on TB yang akan dilaksanakan pada September 2023, khususnya untuk memberikan pengobatan yang terbaik bagi orang dengan TBC melalui pengobatan yang lebih singkat, alat diagnosis yang lebih terjangkau, dan inovasi pencegahan yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikan pula oleh Deputi Menteri Kesehatan Brazil bahwa kebutuhan akan pencegahan seperti vaksinasi, perlu dapat diakses dengan mudah bagi negara berkembang untuk mewujudkan kesetaraan kesehatan bagi semua.

Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya juga menyampaikan bahwa saat ini India telah memiliki komitmen tertinggi untuk eliminasi TBC di tahun 2025 yang akan dipantau secara khusus oleh Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi.

Bertepatan dengan hari TBC Sedunia pada tanggal 24 Maret 2023, Dirjen dr Maxi bersama Perwakilan DPR RI menghadiri acara One Health TB Summit yang dilaksanakan oleh Perdana Menteri India Modi di Varanasi, India. Pada Summit ini, PM Modi menyatakan komitmennya untuk eliminasi TBC di India pada 2025.

Salah satu strategi yang dilakukan untuk mewujudkan target ini ialah dilaksanakannya pencarian kasus secara aktif baik di populasi masyarakat khusus dan masyarakat umum.

Setelah pertemuan tingkat tinggi “One Health Summit”, Dirjen P2P, Direktur P2PM, dan ketua tim kerja TBC Kemenkes RI juga berkesempatan untuk melihat secara langsung penanganan TBC di masyarakat yang berjarak 40 KM dari sekitar kota Varanasi.

Pada kunjungan lapangan tersebut masing-masing melihat kondisi pelayanan TBC di masyarakat, di mana pelayanan kesehatan dilakukan dari pelayanan primer untuk menemukan kasus TBC, adanya dukungan tambahan untuk membantu kecepatan kesembuhan pasien dari Nik-Shay Mitra berupa tambahan nutrisi, dan dukungan pekerja kesehatan komunitas dalam penanganan masalah TBC di India.

Sumber : Kementerian Kesehatan | Editor : Saud Rosadi

Tag: