LCT Tenggelam di Perairan Kukar, Satu ABK Meninggal

Proses evakuasi korban meninggal LCT tenggelam di perairan Muara Pegah, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu 24 Januari 2024 (tangkapan layar/istimewa)

ANGGANA.NIAGA.ASIA — Kapal Landing Craft Tank (LCT) bernama lambung Karya Fortuna, tenggelam di perairan Muara Pegah, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu 24 Januari 2024. Sepuluh anak buah kapal (ABK) selamat, dan satu ABK lainnya meninggal dunia. Peristiwa itu sedang diselidiki Satuan Polair Polres Kutai Kartanegara.

Keterangan diperoleh niaga.asia, kapal berlayar dari Balikpapan menuju Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Dikabarkan kapal mengalami kebocoran, dan tenggelam saat melintas di perairan Muara Pegah.

Satu orang ABK tidak bisa diselamatkan setelah kapal tenggelam. Sepuluh ABK lainnya berhasil selamat dan dievakuasi tugboat yang melintas di perairan kejadian.

Ajun Komisaris Polisi Yohanes Bonar Adiguna, Kepala Satuan Polair Anggana Polres Kutai Kartanegara, membenarkan peristiwa itu di perairan Muara Pegah.

“Benar. Kejadiannya sekitar jam 12 siang ini tadi,” kata Bonar Adiguna, dikonfirmasi niaga.asia, Rabu 24 Januari 2024 malam.

Bangkai LCT Karya Fortuna tenggelam di perairan Muara Pegah, Kutai Kartanegara, Rabu 24 Januari 2024 (istimewa/tangkapan layar)

Bonar bilang 10 kru kapal berhasil selamat, dan satu orang kru lagi meninggal dunia. Sementara ini, Polair belum bisa meminta keterangan korban selamat terkait peristiwa itu karena trauma pascakejadian.

“Sepuluh korban selamat ada di Anggana sekarang ini, sambil menunggu kondisi mereka memungkinkan untuk kita mintai keterangan,” ujar Bonar Adiguna.

“Satu lagi korban meninggal tadi ada di Puskesmas Sungai Meriam. Rencananya tadi dibawa ke kamar jenazah AWS (RSUD Abdul Wahab Syachranie di Samarinda),” Bonar menambahkan.

Masih disampaikan Bonar, belum diketahui ada tidaknya muatan pada LCT saat berlayar ke Tanjung Redeb.

“Berlayar dari Balikpapan itu masih keterangan awal ya. Nanti kita harus dalami lagi, karena mereka yang selamat ini belum bisa kita minta keterangan. Termasuk ada tidaknya muatan belum bisa kita pastikan. Nanti akan kita minta keterangan lengkapnya, dan informasi akan saya update,” demkkian Yohanes Bonar Adiguna.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: