Peduli Disabilitas, Flip.id Salurkan Bantuan Pendidikan Anak Difabel di Samarinda

Tim Rumah Zakat bersama murid SLB Negeri Samarinda, Rabu 31 Januari 2024 (HO-Rumah Zakat Samarinda)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Flip.id bersama Rumah Zakat menyalurkan bantuan pendidikan bagi anak-anak disabilitas di Kota Samarinda. Kegiatan itu dilakukan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Samarinda di Jalan Pelita No 16 Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Samarinda Ilir, Rabu 31 Januari 2024.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial, Irwan Kartomo, bersama Branch Manager Rumah Zakat Samarinda Mega Folandiana.

Bantuan pendidikan yang diberikan ini berupa uang tunai yang akan digunakan untuk kebutuhan pendidikan, di mana para penerima manfaat adalah anak-anak difabel dari keluarga prasejahtera, dan yatim yang terdiri dari anak-anak dengan kondisi Tuna Netra, Tuna Rungu dan Wicara, serta Tuna Grahita.

“Baik itu jenjang SD, SMP dan SMA,” kata Mega Folandiana, dikutip niaga.asia melalui keterangan tertulis, Kamis 1 Februari 2024.

Dalam sambutannya, Erwan sangat bangga dengan anak-anak istimewa yang bersekolah di SLB Negeri Samarinda, dengan berbagai kondisi. Dia berpesan agar mereka terus bersemangat bersekolah, karena saat ini mereka punya kesempatan yang sama dalam dunia kerja sekitar 20% pekerja adalah disabilitas.

Bantuan pendidikan yang diberikan ini berupa uang tunai untuk kebutuhan pendidikan, di mana para penerima manfaat adalah anak-anak difabel dari keluarga prasejahtera, dan yatim (HO-Rumah Zakat Samarinda)

“Beliau (Erwan Kartomo) juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada donatur atas bantuan pendidikan, sekaligus memberikan semangat dan support sebagai bentuk kepedulian terhada anak-anak yang berkebutuhan khusus,” ujar Mega Folandiana.

Margono, Kepala SLB Negeri Samarinda juga sangat bersyukur sekaligus berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada siswa siswinya untuk menunjang kemandirian mereka, karena para menerima bantuan ini adalah mereka yang memang dari keluarga pra sejahtera dan yatim.

“Beliau (Margono) juga berharap semoga kelak anak-anak didiknya bisa berprestasi meski banyak memiliki keterbatasan,” Mega Folandiana menambahkan.

Salah satu penerima manfaat adalah Rafa Hilmi, 10 tahun yang saat ini duduk di kelas I SD. Ayahnya bekerja sebagai sekuriti, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga. Keseharian Rafa bersekolah diantar jemput sang nenek, yang juga ikut senang mengetahui cucunya mendapatkan bantuan pendidikan.

“Wajah-wajah para adik-adik disabilitas ini sangat ceria saat diajak foto bersama. Semoga bantuan yang diberikan ini membawa banyak manfaat,” demikian Mega Folandiana.

Sumber : Rumah Zakat Samarinda | Editor : Saud Rosadi

Tag: