Rendi Solihin Bangun Optimisme Kukar sebagai Lumbung Pangan Kaltim

Salah satu kawasan pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara (niaga.asia/IND)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf). Di sektor pertanian yang jadi prioritas bertujuan untuk merealisasikan Kukar sebagai lumbung pangan di Kalimantan Timur.

Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin tengah gencar mengunjungi beberapa daerah di Kukar, untuk meninjau pembangunan infrastruktur dan memberikan berbagai bantuan sarana dan prasarana pertanian, sekaligus bersilaturahmi, menguatkan sinergitas dan juga membahas persoalan berkaitan pertanian.

“Sektor pertanian menjadi salah satu sektor unggulan Pemkab Kukar. Untuk itu percepatan pembangunan terus didorong. Terutama hal mendasar yang menjadi kebutuhan petani seperti infrastruktur, sarana prasarana yang memadai yakni alat mesin pertanian (alsintan) dan pupuk,” kata Rendi Solihin, kemarin.

Dia menerangkan, pemerintah telah menetapkan program-program prioritas yang menjadi program dedikasi Kukar Idaman dan telah tertuang didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

Info grafis prioritas pertanian (niaga.asia)

Di antaranya dengan membangun 120 titik embung dan 120 km jalan usaha tani, serta memberikan bantuan langsung berupa sarana prasarana kepada para petani.

“Pada tahun ini Pemkab Kukar akan merealisasikan 26 unit pembangunan embung dan menyelesaikan kurang lebih 66,5 km jalan usaha tani. Untuk anggaran yang digelontorkan pada 2023 ini sebesar Rp 34 miliar, meningkat dari tahun lalu yakni Rp 10 miliar,” ujar Rendi Solihin.

Rendi juga bilang, Pemkab Kukar menargetkan pembangunan sektor pertanian dapat meningkat hingga mencapai 40 persen APBD Kukar. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan menopang sumber bahan pokok di Kukar sendiri, hingga Kalimantan Timur.

“Lima tahun terakhir ini sektor pertanian telah menyumbang 19 persen APBD Kukar. Kami akan berupaya meningkatkan hingga 40 persen, apalagi dalam menyambut IKN dan menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim,” demikian Rendi. (adv)

Penulis : IND | Editor : Saud Rosadi

Tag: