RKPD Samarinda 2025 Prioritaskan Peningkatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan

Konsultasi publik rancangan awal RKPD Kota Samarinda tahun 2025 di Samarinda, Senin 19 Februari 2024 (niaga.asia/Annisa Dwi Putri)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Samarinda mulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Samarinda Ananta Fathurozzi mengatakan, rancangan awal RKPD fokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM), serta tata kelola pemerintahan yang adil dan merata.

Kedua fokus itu didorong oleh beberapa hal. Mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Samarinda, yang mencapai 82,61 persen pada tahun 2023.

Kemudian, turunnya angka kemiskinan dari 4,85 persen di tahun 2022 menjadi 4,81 persen pada tahun 2023. Berikutnya juga pertumbuhan ekonomi Samarinda yang terus meningkat usai diterpa pandemi COVID-19, dengan capaian hingga 6,73 persen pada tahun 2023, dari tahun 2022 yang berada di angka 6,58 persen.

“Untuk tahun lalu pada 2023, IPM kita sudah mencapai 82,61 persen. Ada kenaikan 1,18 poin,” kata Ananta Fathurozzi, Senin 19 Februari 2024.

Meskipun jumlah pengangguran terbuka di Samarinda menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahun, namun Pemkot Samarinda masih memiliki pekerjaan rumah yang besar dalam menekan angka tersebut.

Di mana pada tahun 2023, tingkat pengangguran terbuka masih mencapai 5,92 persen. Sedangkan di tahun 2022 angkanya masih berada di 6,78 persen.

“Tahun ini kami memiliki target agar tingkat pengangguran terbuka dapat menurun hingga di angka 4,31 persen. Sedangkan target IPM Samarinda diharapkan meningkat hingga 83,40 persen di tahun 2025,” jelasnya.

Sehingga untuk mencapai hal tersebut, Pemkot Samarinda telah menyusun beberapa kegiatan strategis. Seperti pembentukan kawasan pengembangan ekonomi terpadu, ruang terbuka hijau, dan ppengendalian banjir.

Lalu ada pembangunan Teras Samarinda, Makam Husnul Khotimah, GOR Segiri, konsep pembangunan Samarinda Integrated School, dan proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha dalam pembangunan dan pengembangan RSUD IA Moeis.

“Beberapa hal ini menjadi bahan atau acuan kami dalam menyusun RKPD tahun 2025,” demikian Ananta Fathurozzi.

Penulis : Annisa Dwi Putri | Editor : Saud Rosadi | ADV Diskominfo Samarinda

Tag: