aa
Charles Siahaan.

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Berita bohong bisa menghancurkan negara dan memicu kekacauan dalam kehidupan berbangsa. Masyarakat jangan pasif apabila melihat postingan berisikan kebohongan, ujaran kebencian, intoleransi, hasutan, dan pornografi.

“Kita berharap masyarakat aktif melawan berita bohong (hoaks) di media sosial tanpa harus bertengkar dengan penyebar berita bohong,” ajak Ketua Gerakan Jurnalis Anti Hoaks Kalimantan Timur, Charles Siahaan kepada Niaga.Asia, Minggu (4/1).

Mengutip hasil survei dan gejala penyebaran berita bohong sejak liam tahun  lalu, Charles mengatakan, frekuenasi kemunculan berita bohong terkait dengan politik akan meningkat karena Pemilu Legilatif dan Pilpres 2019 sudah semakin dekat. “Tiga bulan ke depan medos akan kebanjiran berita bohong, masyarakat perlu waspada,” ujarnya.

Dikatakan pula, berita bohong di medsos didominasi kepentingan politis, jadi berita bohong terkait partai, capres-cawapres, politisi, dan tokoh agama akan semakin marak. Bila menemukan hal demikian, ajak Charles, sebaiknya melaporkan ke institusi resmi, atau ke linkr pengaduan, email, dan sosial media lengkap untuk melaporkan berbagai tindak kejahatan internet (cyber crime), diantaranya melaporkan alamat situs penipuan online, situs berita hoax, kiriman spam, situs bervirus, situs porno, situs intoleran (provokatif), dan lain-lain.

“Dengan ikut melaporkan konten yang berbahaya atau tidak sehat ini, berarti Anda turut aktif dalam menjadikan internet aman dan sehat bagi semuanya. Sebarkan seluas-luasnya informasi ini demi semuanya,” kata Charles lagi.Laporkan segera agar mendapat tindakan baik dari pemerintah, juga unit cyber crime Polri, lembaga terkait, situs pendukung, termasuk tindakan block atau banned dari nawala dan mesin pencari google atau sosial media yang bersangkutan.

Link Pengaduan

LAPORKAN SITUS CYBER CRIME (HOAX, SPAM, VIRUS, DLL) :

  1. FORM NAWALA : http://www.nawala.org/form-pengaduan
  2. FORM KOMINFO : http://trustpositif.kominfo.go.id
  3. FORM POLISI ONLINE :http://www.polisionline.net/p/form-pengaduan.html
  4. EMAIL KOMINFO : aduankonten@mail.kominfo.go.id
  5. EMAIL PEJABAT POSTEL : gatot_b@postel.go.id
  6. EMAIL POLISI ONLINE : polisionline.net@gmail.com
  7. EMAIL POLRI CYBER CRIME : cybercrime@polri.go.id
  8. Facebook KOMINFO : https://www.facebook.com/Kemkominfo
  9. Twitter KOMINFO :

  1. Facebook POLRI : https://www.facebook.com/DivHumasPolri
  2. Twitter POLRI : https://twitter.com/DivHumasPolri
  3. Facebook POLISI ONLINE : https://www.facebook.com/LaporPolisiOnline
  4. Telpon hotline KOMINFO : 021-38997800
  5. Telpon KOMINFO : (021) 3452841
  6. Telpon POLRI : 110
  7. Datang ke Kantor KOMINFO di Jl. Medan Merdeka Barat no. 9, Jakarta 10110

LAPORKAN KE GOOGLE UNTUK TINDAKAN BANNED/BLOKIR/HAPUS

  1. Melaporkan website spam :https://www.google.com/webmasters/tools/spamreport
  2. Melaporkan spam, pelecehan/penyalahgunaan, atau konten yang tidak pantashttps://support.google.com/plus/answer/1253377?hl=id
  3. Melaporkan website / blog phising (desain mirip web lain pencuri password) :https://safebrowsing.google.com/safebrowsing/report_phish/?hl=id
  4. Melaporkan artikel copashttps://www.google.com/webmasters/tools/dmca-notice
  5. Melaporkan website penyebar virus (termasuk bila banyak link download menipu / iklan menipu) :https://safebrowsing.google.com/safebrowsing/report_badware/?hl=id
  6. Melaporkan spam ke Google Penguin :https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeg3Raba3DLYulI02dv-8YYPxqFNEGQfSR4pI7wcGW-ov4IEw/viewform
  7. Melaporkan blogspot dengan konten yang tidak pantas :https://support.google.com/blogger/answer/76315?hl=id
  8. Melaporkan blogspot spam :https://support.google.com/blogger/contact/spam
  9. Forum Bantuan Google :https://productforums.google.com/forum/#!forum/forum-bantuan-id
  10. Ketik di google.com judul artikel hoax/menipu, klik Send Feedback yang berada di bawah halaman google (bawah angka halaman 1 s/d 10)

LAPORKAN KE WORDPRESS

-> Melaporkan blog wordpress :https://wordpress.com/abuse/

LAPORKAN KIRIMAN DI FACEBOOK

-> Klik pojok kanan atas postingan, klik Laporkan Kiriman / Laporkan Foto, pilih jenis laporan, pilih Kirimkan ke Facebook untuk Ditinjau

LAPORKAN KIRIMAN DI TWITTER

-> Klik simbol tiga titik di bawah kanan kiriman, klik ‘report tweet’ atau ‘laporkan kicauan’.

(001)

50 komentar pada “Begini Cara Melaporkan Situs dalam Sosmed Agar Cepat Ditindaklanjuti

  1. Saya mau melaporkan bahwa saya sangat terganggu bahkan malu karena penelpon online tolong bapak/ ibu di tindak lanjuti bahkan mereka mengancam mengirim foto porno
    Tolong apa yg bisa saya perbuat dan seluruh kontak hp saya mereka simpans dan sms yg tak pantas melalui sms dan wa mereka kirim

    1. Saya tidak suka sama ibu tiri saya karena dia terlalu lemah sama anak kecil. Ibu tiri saya jadi keras kepala karena ibunya juga keras kepala. Ibu tiri saya tidak mengajarkan adik-adik saya sopan santun dan kedisiplinan. Mereka tidak tanggung jawab. Dasar keluarga aneh. Keluarga saya munafik. Saya tidak sudi mempunyai keluarga seperti ini. Ayah saya juga sebagai kepala rumah tangga mau saja di atur-atur oleh istri. Kalau saya bilang sih, keluarga saya sifatnya sudah keamerikaan. Kalau saya bilang, ayah saya itu bodoh dan banci.

  2. Selamat sore . Saya mau menceritakan mengenai semua kejahatan saya yang saya lakukan selama saya tinggal di Amerika Serikat. 18 tahun yang lalu saya berusaha ingin membunuh keluarga saya dengan menaruh racun di air minum. Saya melakukan hal itu karena saya merasa saya tidak ada ikatan batin sama keluarga saya, saya merasa tidak cocok dengan sifat keluarga saya, dan keluarga saya rasa lucu kalau melihat saya marah. Waktu saya masih kecil , ibu kandung saya pernah mempersalahgunakan saya. Ibu kandung saya melampiaskan kemarahannya kepada saya karena ibu kandung saya kecewa dengan ayah saya. Ibu kandung saya pernah melecehkan saya. Ibu kandung saya malu karena saya albino. Ibu kandung saya suka selingkuh sama laki- laki lain walaupun ibu kandung saya sudah mempunyai suami kedua. Ibu kandung saya mempunyai gaya yang berhubungan dengan seksual. Saya rasanya juga ingin bunuh ibu kandung saya. Nama ibu kandung saya adalah Nita Fredrika Mandagi. Dulu adik saya pernah pegang-pegang saya punya kemaluan di depan ibu kandung saya, lalu ibu kandung saya bukannya melarang adik saya, tetapi ibu kandung saya malah menertawakan saya. Nama adik saya adalah Amrita Wudandea Lolong. Dulu saya pernah menyuruh adik- adik kecil saya untuk pegang-pegang saya punya kemaluan. Nama adik-adik kecil saya adalah Alphonse Alexander Lolong, David Lolong, Kasandra Kesya Lolong, Rachel Lolong dan Bethany Lolong. Ibu tiri saya hamper ingin menikam saya dengan pisau karena saya menyuruh adik-adik saya untuk pegang-pegang saya punya kemaluan. Nama ibu tiri saya adalah Nurhayati Laode. Saya pernah pukul ibu tiri saya dalam keadaan hamil. Ibu tiri saya suka memanjakan adik-adik saya dengan tidak baik. Saya pernah pukul adik-adik kecil saya. Ibu tiri saya pernah menyuruh saya buka pagar pakai pisau. Saya sangat benci sama anak kecil. Dulu waktu saya masih tinggal di Indonesia, saya pernah menyuruh beberapa laki-laki untuk pegang-pegang saya punya kemaluan. Saya pernah di usir dari 3 tempat di Amerika Serikat karena saya melakukan onani di depan umum. Saya pernah pipis di jalan sewaktu ada wanita yang melihat saya. Saya ini adalah banci dan pengecut. Saya benci sama wanita karena menurut saya semua wanita adalah perempuan jalang sama seperti ibu kandung saya. Saya merasa najis untuk berhubungan seks dengan wanita. Saya pernah cium mulut adik saya yang bernama David Lolong. Ayah saya menikah 4 kali. Nama ayah saya adalah Rajendra Makalew Lolong. Dulu saya mempunyai kebiasaan buruk suka teriak-teriak di jalan dan di dalam rumah karena sama keluarga saya, saya tidak bias marah dan sama orang luar juga saya tidak bias marah. Orang bias gebukin saya kalau saya macam-macam sama mereka. Saya merasa bahwa diri saya adalah seorang pelacur. Setiap hari saya minum obat sakit jiwa untuk kesedihan, kecemasan, perubahan suasana hati , obsesif dan kompulsif. Saya pergi ke rumah sakit jiwa berkali-kali. Saya juga pergi ke behavioral counseling di San Bernardino, California, USA, anger management class di The Rock Church San Bernardino, breaking free class di The Rock Church dan speech therapy waktu saya masih SMP dan SMA di Amerika Serikat. Saya benci sama diri saya karena saya mempunyai sakit jiwa. Saya tidak bias mengampuni diri saya atas semua kejahatan yang saya lakukan selama saya tinggal di Amerika Serikat. Saya rasanya ingin bunuh diri karena saya banci. Dulu saya pernah berusaha untuk lompat dari jembatan ke jalan tol di Beaumont, California, USA karena hidup saya sulit. Ibu tiri saya tidak perduli kalau saya bunuh diri. Ibu tiri saya pernah mengusir saya dari rumah keluarga saya karena dia sudah tidak tahan dengan kelakuan saya. Dulu saya mempunyai kebiasaan buruk suka minta-minta uang sama orang di beberapa took di Amerika Serikat dan saya pernah mencuri uang ibu tiri saya untuk beli makanan atau makan di restoran. Saya pernah di usir dari 2 toko di Amerika Serikat karena saya minta-minta uang sama orang. Saya melakukan hal itu karena saya mempunyai ketakutan kalau saya minta uang sama orang tua saya, mereka selalu bilang tidak ada uang. Saya rasanya ingin bakar seluruh Indonesia dengan tenaga saya sendiri karena orang Indonesia mengejek saya bule. Saya rela menjual harga diri saya demi keselamatan semua orang. Saya juga rela masuk penjara untuk membayar semua kejahatan yang saya lakukan selama saya tinggal di Amerika Serikat. Banyak orang menjauh dari saya karena saya curigaan dan pemarah. Saya adalah orang yang sulit untuk di kasihi. Saya adalah orang yang membuat semua orang jadi musuh. Saya tinggal di 3601 Piaffe, Pl, Riverside, CA 92503, USA. Saya mau kalian bilang sama semua orang Indonesia mengenai kejahatan saya ini supaya mereka bisa bantu saya di dalam doa. Saya tidak bisa bekerja karena saya sakit jiwa dan mempunyai catatan criminal. Saya dapat uang dari pemerintah karena saya mempunyai disabilities. Saya mempunyai kelemahan di mata karena saya albino. Kata adik saya, saya kalau makan kaya babi. Adik saya tidak perduli kalau saya masuk penjara. Adik saya pernah bilang sama Rehabilitation Counselor saya bahwa dia tidak mengenal saya. Ibu kandung saya tinggal di Jogjakarta , Indonesia. Kalau kalian ingin tau banyak mengenai diri saya , kalian bisa telefon di nomor telefon ini:

    Rajendra Makalew Lolong: 951-552-4266
    Nurhayati Laode: 909-910-6416
    David Young: 951-235-8284
    Isye: 951-235-7295
    Nomor telefon saya: 951-258-9568

    David Young adalah pendeta saya dan Isye adalah istrinya . Mereka adalah orang Cina Indonesia. Pendeta saya dan istrinya tinggal di 3391 May Court, Riverside, CA 92503, USA. Inilah pengakuan saya mengenai semua kejahatan saya selama saya tinggal di Amerika Serikat. Saya tidak perduli kalau orang menertawakan saya. Terima kasih dan Tuhan memberkati kalian semua.

    1. Saya adalah orang yang sangat ekstrem. Kalau saya sedang marah, saya terlalu marah. Kalau saya sedang senang, saya terlalu senang. Kalau saya sedang sedih, saya terlalu sedih. Rasanya dunia mau kiamat. Sifat ekstrem adalah penyebab dari sakit jiwa. Dulu adik saya pernah buat pengakuan di gereja bahwa dia benci sama saya. Saya menganggap bahwa wanita itu adalah sampah dan iblis. Bantu saya di dalam doa supaya saya mengerti bahwa wanita itu adalah anugerah dari Tuhan dan wanita adalah ciptaan Tuhan. Saya rasa saya banci bukan karena dulu ibu kandung saya melecehkan saya, tetapi saya lahir banci. Sampai sekarang saya masih mempunyai keinginan untuk berhubungan seks dengan laki-laki. Gila ya saya ini. Itu tandanya saya tidak bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan sudah menciptakan saya sebagai seorang pria. Tetapi sekarang saya sudah banyak kemajuan. itu semua berkat Tuhan dan karena didikan dari pendeta saya dan istrinya. Kalau kalian mau dating ke Amerika untuk interview saya juga boleh. Saya tidak perduli sama gossip. Seperti orang Amerika bilang, who cares what people think. The only thing that we care is what God think about us. Kata dokter kejiwaan saya dan perawat saya, don’t be ashamed of who you are. Itu yang membuat saya mempunyai semangat hidup.

  3. Dulu saya pernah jadi tunawisma di Amerika Serikat karena saya pernah buat pengakuan di gereja mengenai diri saya. Lalu ayah saya hampir ingin menampar muka saya di depan jemaat gereja karena ayah saya berpikir saya menyebut nama Tuhan, tetapi saya mau menceritakan mengenai aib saya kepada orang lain. Saya tinggal di penampungan tunawisma selama 3 bulan. Setelah itu saya tinggal di gereja selama 5 1/2 bulan. Waktu saya masih tinggal di gereja, saya pernah mandi di depan jemaat gereja. Maksud saya , saya pernah telanjang di depan jemaat gereja. Saya pergi ke Indonesian Evangelical Christian Church. Alamatnya : 1112 South Main Street, Corona, CA 92882. Minggu lalu saya mengucapkan perkataan yang kasar sama ibu kandung saya karena saya masih sulit untuk mengampuni ibu kandung saya. Lalu saya minta maaf sama ibu kandung saya dan ibu kandung saya memaafkan saya. Saya juga pernah mengucapkan perkataan yang kasar sama ayah saya dan ibu tiri saya. Lalu saya minta maaf sama mereka dan mereka sudah memaafkan saya. Yang saya tau kan Indonesia adalah Negara mayoritas islam. Bagaimana menurut pandangan orang islam seperti kalian kepada diri saya ?. Saya merasa bahwa saya mempunyai penyakit otak karena waktu saya masih kecil, saya sering jatuh dan mata saya bengkak. Apakah kalau tahun depan saya berlibur ke Indonesia kalian mau menerima saya ?. Kalau kalian tidak mau menerima saya, itu bukan suatu masalah. Saya akan tetap di Amerika Serikat. Saya sudah jadi warga Negara Amerika Serikat. Yang saya tau kan Indonesia adalah Negara hokum dan yang saya tau orang Indonesia sangat tertutup. Sedangkan orang Amerika sangat terbuka. Jadi budayanya berbeda.

  4. Dulu waktu saya masih sekolah, saya di bilang, idiot karena tidak tau apa-apa. Saya juga malu jadi orang idiot. Tetapi sekarang saya sudah banyak kemajuan karena dokter kejiwaan saya sudah memberikan obat yang cocok buat saya. Sekarang hubungan saya dengan keluarga saya sudah mulai baik. Tetapi saya masih sulit untuk mengampuni ibu kandung saya karena ibu kandung saya adalah perempuan nakal. Kalau kalaian juga mau tau banyak mengenai diri saya, kalian juga bias telefon di telefon ini:

    Nita Fredrika Mandagi: +6281392777300
    Amrita Wudandea Lolong: +1(951) 376-0132
    Saya mau kalian kasih tau ke siaran berita Indonesia, majalah Indonesia, dan koran Indonesia mengenai semua kejahatan saya ini. Tujuan saya meminta hal itu supaya semua orang Indonesia bantu saya di dalam doa. Sekali lagi terima kasih dan Tuhan memberkati.

  5. Adik saya yang bernama Amrita Wudandea Lolong pernah mencuri uangnya saudaranya ibu tiri saya yang bernama Koni untuk bayar sekolahnya. Ibu kandung saya pernah bilang sama ibu tiri saya bahwa dia tidak betah tinggal sama saya selama 1 minggu. Dulu saya pernah minta tinggal sama ibu kandung saya, tetapi dia menolak saya. Saya adalah orang yang sangat emosional. Saya paling tidak suka sama orang yang tidak memperlihatkan emosi mereka.

  6. Ayah saya dan adik saya kalau lagi marah suka mengeluarkan perkataan yang kasar. Dulu ibu tiri saya pernah berdoa kepada Tuhan untuk memberikan kami akal marifat supaya kami bias mendidik anak-anak kami di dalam Tuhan. Berarti selama ini ibu tiri saya dan ayah saya tidak mendidik kami di dalam Tuhan. Yang saya tau di budaya timur kalau anak mengajar-ajari orang tua di anggap kurang ajar. Saya sudah terbiasa dengan budaya barat. Maka karena itu saya menceritakan kepada kalian mengenai aib keluarga saya dan aib saya. Orang barat lebih bersikap terbuka. Sebenarnya saya ini anak Tuhan atau anak iblis sih?. Karena pembawa damai tidak suka menceritakan kejelekan orang dan menghakimi orang. Lagu Kristen yang cocok buat saya adalah Siapakah Aku Ini Tuhan. Lagu itu sangat cocok buat kepribadian saya. Pasti kalian berpikir kalau saya ini gila dan tidak tau malu ya?. Tetapi saya tidak marah sama kalian. Saya memang tidak tau malu dan gila. Sepertinya saya tidak akan ke Indonesia selamanya karena saya takut kalau saya akan di gebukin sama masyarakat Indonesia. Lebih baik saya menghindar. Di Indonesia saya malu karena saya albino. Di Amerika saya tidak malu karena saya albino karena di Amerika banyak orang bule seperti saya.

  7. Saya adalah Capricorn naga. Capricorn naga bersifat ambisius, dangkal, bijaksana, emotional, pemarah, dan sulit bergaul dengan orang. Itu adalah saya. Saya suka di panggil tama. Lucunya saya ngaku-ngaku anak Tuhan, tetapi saya masih percaya sama astrology.

  8. Saya tidak malu untuk menceritakan semua ini karena saya sudah siap kalau masyarakat Indonesia menolak saya. Saya tidak takut di tolak. Saya sadar bahwa selama ini saya sudah menghujat roh kudus. Orang yang menghujat roh kudus tidak akan di ampuni kesalahannya oleh Tuhan di dunia dan di akhirat. Yang saya takutkan adalah masuk neraka. Saya tidak mau masuk neraka. Lebih baik orang yang menolak saya daripada Tuhan yang menolak saya.

  9. Dulu Lucifer adalah pemimpin pujian di surga dan malaikat yang paling di sayang sama Tuhan. Tuhan menciptakan Lucifer dengan luar biasa. Karena Tuhan mencintai Lucifer secara istimewa, itu yang membuat Lucifer jadi sombong. Akhirnya Lucifer di campakkan ke dunia dan menjadi penghuni neraka. Saya tidak mau sama seperti Lucifer. Tetapi saya mau menjadi pengikut Tuhan.

  10. Saya kirim pesan begini ke cellphone ibu kandung saya : Tama masih tidak bisa mengampuni Mama karena dulu Mama pernah melecehkan tama. Tama tidak suka sama Mama karena Mama mempunyai gaya yang berhubungan dengan seksual. Kalau tama bilang, Mama cocoknya jadi pelacur. Tama benci sama Mama lebih dari pelacur. Tama merasa najis mempunyai Mama seperti Mama Nita. Mama adalah perempuan murahan. I think you’re a bitch Mom. Kalau tama tidak kenal Tuhan, Mama sudah tama bunuh. Tama rasanya ingin bersumpah supaya Mama cepat mati. Pantesan dulu Papa menceraikan Mama. Lalu saya minta maaf sama ibu kandung saya dan ibu kandung saya bilang, Tuhan Yesus sayang sama tama. Saya juga sudah minta ampun kepada Tuhan karena saya sudah mengucapkan perkataan yang kasar sama ibu kandung saya. Bantu saya di dalam doa supaya saya bisa mengampuni ibu kandung saya. Saya sudah mengampuni ayah saya, ibu tiri saya, dan adik saya. Tetapi saya masih sulit untuk mengampuni ibu kandung saya karena yang namanya anak laki-laki kalau ibu kandungnya mempersalahgunakan mereka, mereka akan melampiaskan kemarahan mereka kepada wanita lain. Saya membayangkan mungkin kalau saya ada di Indonesia, saya sudah di tabok sama ibu kandung saya. Tetapi di Amerika Serikat mereka mempunyai hukum kalau orang tua pukul anaknya, orang tua itu akan masuk penjara. Maka karena itu anak Amerika jadi kurang ajar karena mereka tidak di kasih pendidikan agama dan orang tua mereka tidak mendisiplinkan mereka. Maka karena itu saya takut ke Indonesia. Saya lebih baik tinggal di Amerika selamanya. Kalau Indonesia paling yang saya suka cuman makanannya. Saya juga suka pakai baju batik. Orang Indonesia kalau bikin baju kreatif.

  11. Saya tidak suka bergaul sama orang Indonesia karena orang Indonesia itu angkuh, iri, dengki dan sombong. Di Indonesia yang namanya gosip semakin berkembang. Saya sadar bahwa saya ini adalah pencemooh, bocor mulut, tukang gosip, penjahat dan pendusta. Saya tidak mau jadi orang yang seperti itu lagi. Selama saya tinggal di Amerika Serikat, saya tidak pernah ketemu sama orang yang gimana-gimana. Semuanya orang baik-baik. Negara Amerika Serikat ini mempunyai nilai alkitab yang tinggi karena USA adalah negara kristen.

  12. Di jakarta saya mempunyai dua kakak perempuan namanya Kristella Mariadewi Kurniawati dan Annastashya Emmanuelle Wokikonda. Mereka berdua tinggal di Jakarta. Saya juga mempunyai kakak laki-laki di Switzerland namanya Glenn Pierre Maesa. Sekarang ayah saya ada di Switzerland sedang bertemu dengan Maesa. Ayah saya akan balik ke Amerika Serikat tanggal 15 Desember, 2019. Saya juga mempunyai Oma tinggal di rumah kami namanya Amelia Landes dan Femmy. Oma Femmy adalah ibunya ibu tiri saya. Amelia Landes adalah saudaranya orang tua ayah saya. Saya adalah orang yang sangat emosional. Saya tidak suka sama orang yang tidak memperlihatkan emosi mereka. Saya juga adalah orang yang terlalu polos dan terlalu jujur. Maka karena itu saya gampang di permainkan orang. Joyce Meyer saja bisa mengampuni ayahnya karena ayahnya sudah melecehkan dia. Saya juga pasti bisa mengampuni ibu kandung saya dengan pertolongan Tuhan. Saya juga tidak suka sama ibu tiri saya karena ibu tiri saya bukan orang yang bertanggung jawab dan sembrono. Ibu tiri saya adalah orang yang sangat agresif. Maka karena itu semua orang takut sama ibu tiri saya. Waktu saya masih tinggal di gereja , saya juga email ke seluruh dunia mengenai aib saya dan aib keluarga saya. Saya mau kalau seluruh dunia tau mengenai aib saya dan aib keluarga saya. Selama ini saya terlalu banyak mengandalkan manusia. Maka karena itu saya di kecewakan oleh banyak orang. Saya mau belajar untuk mengandalkan Tuhan karena Tuhan tidak pernah mengecewakan dan sempurna. Kalau kalian mau datang ke Amerika Serikat untuk interview saya dan keluarga saya , kalian boleh datang ke sini.

  13. Ayahnya ayah saya juga mempersalahkan ayah saya karena ayah saya juga terlalu memanjakan istri – istrinya di masa lalu. Tetapi saya mengerti kenapa ayah saya dan ibu kandung saya seperti itu. Ayah saya pernah menceritakan latar belakangnya kepada saya dan ibu tiri saya pernah menceritakan latar belakangnya ibu kandung saya kepada saya. Di Indonesia ibu tiri saya punya kakak laki – laki namanya Yahya Laode. Dia tinggal di Manado.

  14. Maksud saya bisa bukan bias. Ini adalah nomor telefon Amelia Landes, Rajasri Lolong dan Femmy :

    Amelia Landes : 520 – 891 – 2100
    Rajasri Lolong : 081 187 – 2118
    Femmy : 951 – 222 – 9202
    Vivi Rompas : 909 – 653 – 6438

    Vivi Rompas adalah saudaranya ibu kandung saya. Dia adalah Tante saya. Saya adalah tipe orang yang selalu menekan emosi saya, tetapi kalau emosi saya lagi meledak, saya suka melakukan hal yang fatal dengan di luar kesadaran. Maka karena itu saya adalah tipe orang yang sangat berbahaya. Tante Vivi tinggal di Riverside, California, USA.

  15. Dulu ayah saya hampir ingin menyerahkan saya kepada setan karena saya sudah sangat keterlaluan. Sebenarnya kata Child Protective Services, saya tidak bisa tinggal sama keluarga saya karena saya di anggap berbahaya. Child Protective Services tidak tau bahwa sekarang saya tinggal di 3601 Piaffe, Pl. Riverside, CA 92503, USA. Karena kalau keluarga saya kasih tau ke mereka mengenai hal ini, saya akan jadi tunawisma lagi. Uang yang di kasih pemerintah untuk saya tidak cukup untuk mencari tempat tinggal dan bayar tempat tinggal. Keluarga saya sudah mengampuni semua kesalahan saya. Amelia Landes suda di panggil Oma Ike, Nurhayati Laode suka di panggil Mama Ati, Rajendra Makalew Lolong suka di panggil Papa Rajen, Amrita Wudandea Lolong suka di panggil Dea, Rajasri Lolong suka di panggil Tante Jasri. Saya tidak akan masuk surga kalau saya tidak mencintai keluarga saya dan mengampuni ibu kandung saya. Ibu kandung saya suka di panggil Mama Nita. Sekarang saya sudah mengerti bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Karena saya bisa mengganti teman, tetapi saya tidak bisa mengganti keluarga saya karena kalau ada apa – apa dengan saya, keluarga saya yang akan bela saya bukan orang lain. Apalagi Amerika Serikat ini mempunyai hukum take care yourself, who cares, whatever, dan mementingkan diri sendiri. Karena orang lain juga masih mempunyai keluarga sendiri. Kalau di Indonesia mungkin saya masih bisa tinggal di rumah orang lain untuk sementara. Tetapi kalau di Amerika Serikat tidak bisa. Saya adalah orang yang sulit untuk di kasihi. Orang mengasihi saya, tetapi saya menolak. Keegoisan yang ada di dalam diri saya adalah saya mau orang mengerti sifat saya, tetapi saya tidak mau mengerti sifat orang. Maka karena itu banyak orang menjauh dari saya.

  16. Satu – satunya pengharapan saya adalah pergi ke brain treatment supaya saya bisa sembuh dari penyakit ini. Tetapi brain treatment harganya mahal. Mungkin kalau saya tinggal di Indonesia, saya akan jadi gila lagi karena saya akan berhenti minum obat. Sakit jiwa itu sama dengan orang kena sinar matahari. Sinar matahari kalau tidak di obati akan menjadi infeksi. Begitu juga sakit jiwa kalau tidak di obati akan semakin parah. Dulu ibu tiri saya hampir ingin memasuki saya ke sekolah anak – anak nakal di Amerika Serikat. Seharusnya dulu ibu tiri saya dan ayah saya setuju kalau saya minum obat sakit jiwa sejak saya SMP.

  17. Saya akan minum obat sakit jiwa seumur hidup. Dulu saya pernah robek foto – foto saya yang ada di keluarga saya karena saya merasa bahwa diri saya tidak berharga. Dea pernah kasih lihat foto saya ke teman – temannya, lalu teman – temannya menertawakan foto saya. Dulu ibu kandung saya lebih sayang sama saya daripada sama Dea. Maka karena itu Dea dan saya mempunyai perselisihan setelah kami bertumbuh menjadi semakin dewasa. Dulu ayah saya juga mempunyai kesalahan terhadap saya dan Dea. Kata Tante Jasri , saya jadi seperti ini bukan karena kesalahan saya sendiri, tetapi karena kesalahan kedua orang tua kandung saya. Saya juga sedang berusaha untuk mengampuni ayah saya. Saya tidak mempersalahkan ibu tiri saya karena ibu tiri saya hanya korban. Selama ini ibu kandung saya tidak pernah mengucapkan terima kasih kepada ibu tiri saya karena ibu tiri saya sudah mengurus saya dan Dea sampai kami bertumbuh menjadi dewasa. Ibu kandung saya orangnya liyar. Bantu saya di dalam doa supaya saya bisa mengampuni ibu kandung saya dan ayah saya.

  18. Sekarang ibu kandung saya sudah bertobat. Dulu ibu kandung saya hanya mengajarkan saya untuk cuek. Ayah saya juga sudah bertobat. Dulu sebelum ayah saya bertobat , ayah saya terkenal di Menteng suka menusuk orang dan percaya sama ilmu hitam. Dea bilang sama Alphonse , David , Kesya, Rachel , dan Bethany bahwa dulu yang mengurus mereka adalah Dea bukan ibu kandungnya yaitu ibu tiri saya. Jadi sudah tertanam di pikiran mereka bahwa Dea lah yang mengurus mereka. Karena ibu kandung saya , Dea dan Oma Femmy berantem.

  19. Dulu ayah saya pernah hampir ingin meludahi buku harian saya karena di dalam buku harian saya semuanya mengenai kebencian. Waktu saya kirim perkataan kasar sama ayah saya di cellphonnya, aya saya bilang, jangan sampai saya ketemu sama kamu. Mungkin pada waktu itu kalau saya tidak minta maaf sama ayah saya, saya akan di gebukin sama ayah saya. Tetapi sekarang semuanya sudah berubah menjadi lebih baik. Saya sudah bahagia tinggal sama keluarga saya

  20. Maksud saya ayah bukan aya. Tuhan memang luar biasa. Saya bangga mempunyai Tuhan seperti Tuhan Yesus Kristus. Saya tidak perduli agama apa orang itu, tetapi saya ingin berbuat baik kepada semua orang karena Tuhan tidak pernah membedakan orang. Ini adalah pengakuan terakhir saya.

  21. Ayah saya pernah bilang sama saya, ayah saya mempunyai sifat gengsi yang tinggi. Tetapi ayah saya tidak mau kalau anak – anaknya gengsi tinggi. Di dalam hati saya, gaya orang tua menjadi ikutan anak. Saya jadi teringat yang waktu pendeta saya pernah bilang, orang tua yang anaknya tidak bisa di atur adalah dosa. Karena yang saya tau adalah kenakalan anak di sebabkan karena kurang perhatian orang tua. Kalau saya bilang sih, di keluarga saya sudah tidak ada aturan. Semuanya mau menang sendiri. Adik – adik kecil saya lebih takut sama Dea daripada sama orang tuanya sendiri.

  22. Saya sadar bahwa saya tidak bisa merubah orang dan merubah diri saya sendiri . Maka karena itu saya akan terus mengandalkan Tuhan karena hanya Tuhan yang bisa merubah diri saya dan merubah orang. Bantu saya di dalam doa supaya saya bisa menjadi pembawa damai di keluarga saya bukan pengacau.

  23. Dulu ayah saya pernah pukul ibu kandung saya dan pernah tonjok istri pertamanya. Dulu saya pernah tendang perut Dea sampai dia jatuh. Yang saya tau laki – laki yang suka memukul wanita adalah seorang pengecut dan kriminal.

  24. Dea bilang, dia tidak pernah gosip mengenai saya. Dia berbohong. Orang cerita kok sama saya mengenai apa yang dia bilang mengenai saya ke orang lain. Ibu tiri saya pernah bilang, dia tidak pernah membicarakan mengenai keluarga kita kepada orang lain. Orang cerita kok sama saya apa yang ibu tiri saya bilang mengenai saya ke orang lain. Ibu kandung saya bilang, dia tidak pernah selingkuh. Tetapi saya tau bahwa ibu kandung saya itu selingkuh dengan laki – laki lain. Kalau saya bukan orang kristen, saya sangat pemarah dan pendendam. Tetapi karena saya orang kristen, saya belajar untuk mempunyai kasih dan mengampuni. Ibu kandung saya memfitnah ayah saya bahwa ayah saya yang selingkuh dengan ibu tiri saya. Tetapi ibu tiri saya, ayah saya dan Dea sudah mengampuni ibu kandung saya. Tetapi saya masih sulit untuk mengampuni ibu kandung saya. Tujuan saya kasih tau ke kalian mengenai semua ini karena seperti yang saya bilang, saya rela menjual harga diri saya demi keselamatan semua orang. Di keluarga saya yang paling banyak dengan kekurangan adalah saya karena saya sakit jiwa. Tetapi saya percaya bahwa saya bisa berubah oleh pertolongan Tuhan. Maka karena itu saya memutuskan untuk tidak menikah selamanya karena saya orangnya tidak mau repot dan saya tidak bisa menjadi seorang suami. Terus terang selama ini saya sudah gagal untuk menjadi seorang kakak yang baik untuk adik – adik saya. Saya tidak mempunyai ketegasan kepada mereka karena saya penakut dan saya adalah orang yang lemah.

  25. Saya hanya tamatan SMA. Jadi cara berpikir saya sangat kekanak – kanakan. Sebenarnya saya tidak mau kembali tinggal sama keluarga saya. Tetapi seperti yang saya bilang, saya tidak akan masuk surga kalau saya tidak mengasihi keluarga saya dan uang dari pemerintah yang pemerintah kirim ke saya tidak cukup untuk beli tempat tinggal sendiri. Saya selalu merasa bahwa diri saya ini orang bule karena di Indonesia saya suka di ejek bule dan saya albino. Itu yang membuat saya merasa terasing di lingkungan orang Indonesia dan malu untuk bergaul dengan orang Indonesia.

  26. Dulu Mama Ati kalau sama saya dan Dea sangat keras. Tetapi kalau sama anak – anaknya sendiri selalu mengikuti kemauan mereka. Ibu tiri memang tidak ada yang menyenangkan. Itu yang tidak adil. Kata rehabilitation counselor saya, kalau dia mau melihat saya punya nilai – nilai, sangat mustahil buat saya untuk kuliah di Amerika karena nilai saya jelek. Waktu saya masih sekolah kalau saya sedang buat PR , orang tua saya tidak pernah memperhatikan PR saya. Saya merasa bahwa saya adalah orang yang paling idiot di dunia. Kata Dea, orang gila juga tidak seperti saya. Saya merasa bahwa saya adalah orang sangat lain daripada orang – orang di dunia ini.

  27. Saya sangat sedih sekali dengan pertumbuhan saya. Gara – gara kesalahan kedua orang tua saya, saya jadi bertumbuh seperti ini. Saya ingin sekali bertumbuh menjadi orang yang normal, bukan sakit jiwa. Saya rasanya ingin bunuh diri, tetapi saya tau bunuh diri itu dosa dan akan masuk neraka. Saya tidak pernah berbahagia di dalam hidup saya karena saya egois. Orang yang tidak mencintai dirinya sendiri, tidak akan bisa mencintai orang lain. Itulah saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *