Dibanding Januari 2021, Ekspor Kaltim Bulan Maret Naik 16,46 Persen

Sumber: BPS Kaltim

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Nilai ekspor Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Maret 2021 mencapai US$ 1,51 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 16,46 persen dibanding dengan ekspor Februari 2021. Sementara bila dibanding Maret 2020 mengalami kenaikan sebesar 15,17 persen. Kaltim berada diurutan ke-4 secara nasional.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Anggoro Dwitjahyono dalam siaran persnya yang disampaikan secara streaming, Senin (3/5/2021).

Dijelaskan pula, nilai ekspor barang migas Maret 2021 mencapai US$ 31,49 juta, turun 32,11 persen dibanding Februari 2021. Sementara ekspor barang non migas Maret 2021 mencapai US$ 1,47 miliar, naik 18,26 persen dibanding Februari 2021.

“Secara kumulatif nilai ekspor Provinsi Kaltim periode Januari – Maret 2021 mencapai US$ 4,07 miliar atau naik 7,09 persen dibanding periode yang sama tahun 2020,” ungkapnya.

Dari seluruh ekspor periode Januari – Maret 2021, peranan ekspor barang migas mencapai 2,51 persen, sedangkan peranan ekspor barang non migas mencapai 97,49 persen.

Menurut Dwi, struktur ekspor Kaltim menurut sektor, ekspr hasil tambang memberi konstribusi 71,69%, Migas 2,09%, industri 26,13%, dan pertanian 0,08%.

“Eskspor nn migas menyumbang 97,91% dari total ekspor bulan Maret,” katanya.

Sumber : BPS Kaltim

Golongan barang (komoditi) ekspor Kaltim yang mengalami kenaikan di bulan Maret 2021 dibandingkan Februari adalah, bahan bakar mineral,  dan non migas meliputi, lemak hewani/nabati dan olahannya, pupuk dan bahan kimia anorrganik, dan aneka produk kimia, mesin dan peralatan mekanis, residu/sisa dari industri, biji dan buah mengandung minyak, bahan kimia organik. Sedangkan yang menurun nilai ekpsornya adalah kayu dan barang dari kayu.

Negara tujuan utama ekspor migas masih Tiongkok, Myanmar, Korsel, dan Jepang, nilainya 31,49 juta USD.

Negara tujuan ekpsor non migas ke 10 negara yakni, Tiongkok, India, Malaysia, Philipina, Korsel, Jepang, Vietnam, Taiwan, Bangladesh, dan Thailand.

“Nilai ekspor ke 10 negara tersebut 1,474,49 juta USD,” kata Dwi.

Secara nasional nilai ekspor Kaltim bulan Maret 2021, berada diurutan ke-4 dibawah Jabar, Jatim, dan Riau. Di bawah Kaltim pemebris sumbangan ekspor adalah Kepri.

“Total ekspor Kaltim bersama 4 daerah lainnya, 51,84%,” ujar Dwi.

Penulis : Intoniswan | Editor : Intoniswan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *