Pengambilan swab tenggorok untuk penegakkan diagnosa Covid-19, yang dilakukan di area Bandara APT Pranoto Samarinda, Kamis (30/6). (Foto : HO/Bandara APT Pranoto)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur hari ini bertambah 208 kasus baru. Kota Samarinda mencatatkan penambahan tertinggi 108 kasus. Sehingga, total kasus di Samarinda jadi 4.310 kasus, dari total 13.770 kasus di Kalimantan Timur.

Dilansir Satgas Covid-19 Kalimantan Timur, 208 kasus baru itu, selain di Samarinda, diantaranya juga dilaporkan ada di Kutai Kartanegara 35 kasus, serta di Balikpapan 31 kasus.

Info grafis kasus Covid-19 Kalimantan Timur per Kamis (29/10). (Sumber : Dinkes Kota Samarinda)

“Ada 1.283 kasus masih proses menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, melalui penjelasan tertulis, Kamis (29/10).

Dari total 13.770 kasus positif Covid-19 di Kalimantan Timur itu, dilaporkan ada 5 kasus meninggal baru. Dua kasus di Kutai Kartanegara dengan kode pasien KKR1.775 dan KKR2.275.

Kota Bontang mencatatkan 1 kasus BTG971, Kutai Timur 1 kasus KTM1.050, serta kota Balikpapan juga 1 kasus dari pasien BPN3.808. Kelima kasus itu, pemakamannya dilakukan sesuai protokol Covid-19. Sehingga total kasus meninggal menjadi 471 kasus.

Meski Samarinda mencatatkan kasus tertinggi positif Covid-19 hari ini, namun sebaliknya, Samarinda juga mencatatkan angka tertinggi kesembuhan sebanyak 138 kasus, yang juga angka kesembuhan tertinggi di Kalimantan Timur.

Sedangkan, untuk kasus yang masih berstatus perawatan Covid-19, ada 2.757 kasus. Baik yang dirawat di rumah sakit, maupun menjalani isolasi mandiri. Tiga besar pasien dirawat tertinggi, pertama Kutai Kartanegara, mencatatkan tertinggi 923 kasus.

“Berikutnya, Samarinda 632 kasus, serta Balikpapan 474 kasus,” demikian Andi.

Dengan demikian, per hari ini, Samarinda masih menempati posisi teratas angka kasus konfirmasi positif Covid-19 sejak awal pandemi Maret 2020 lalu, dengan 4.310 kasus. Disusul Balikpapan 3.814 kasus, Kutai Kartanegara 2.319 kasus, Kutai Timur 1.140 kasus, Bontang 977 kasus, Paser 489 kasus, Berau 359 kasus, Kutai Barat 206 kasus, Penajam Paser Utara 136 kasus, serta Mahakam Ulu 20 kasus. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *