Proses evakuasi korban Supriyanto (foto : istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Seorang tamu hotel Aston Samarinda, Supriyanto (54), yang juga pegawai KemenPAN & RB, mendadak sakit di dada dan sesak nafas, Minggu (14/4) malam kemarin. Setelah dilarikan ke RSH Darjad, dia meninggal dunia. Jenazahnya diterbangkan ke Jakarta pagi tadi.

Supriyanto, sejatinya tiba di Samarinda, Minggu (14/4) siang, bersama 2 rekannya. Rencananya dia menjalankan tugas kantor, dan menginap 3 hari di Samarinda. Supriyanto, menempati kamar 1019 di lantai 10.

“Siang hari check in, malam harinya, korban menemui resepsionis, karena merasakan sakit di dada, dan minta pertolongan hotel,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Ipda Abdillah Dalimunthe, di kantornya, Senin (15/4).

Supriyanto dibawa ke RSHD, agar segera mendapatkan pertolongan medis. Namun tidak disangka, sekira pukul 22.45 WITA, dia menghembuskan nafas terakhirnya. Belum diketahui jelas sakit yang diderita Supriyanto.

“Jadi, dari rumah sakit Darjad, jenazahnya dibawa ke kamar jenazah AWS (RSUD Abdul Wahab Syachranie. Nah, kalau dari keterangan rekan korban, sakit yang sama (sakit di dada) pernah dialami korban tahun 2018 lalu,” ujar Abdillah.

Dari identitasnya, korban diketahui tinggal di Tangerang, Banten, dan bekerja di KemenPAN & RB. Keluarganya yang dihubungi kepolisian, menolak jenazah Supriyanto, diautopsi. “Kita lakukan visum luar saja terhadap korban. Jadi, pagi tadi, dibawa ke Balikpapan, untuk diterbangkan ke Jakarta,” tutup Abdillah. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *