abu
Kantor Abu Tours di Jalan Ahmad Yani Samarinda.

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-1.700 orang calon jemaah haji umroh dan investor di perusahaan Abu Tours khawatir sudah menjadi korban penipuan. Sementara itu pihak kepolisian menyarankan jemaah yang merasa telah dirugikan untuk melapor secara resmi ke Polresta Samarinda.

Kantor Abu Tours di Jalan Ahmad Yani  No A10 Samarinda digeruduk sejumlah orang, Senin (12/02), pasca kantornya tutup beroperasi. Penutupan kantor Abu Tours itu malahan menjadikan calon jemaah haji umroh semakin panik, takut gagal berangkat umroh.

Bau Tours sudah beroperasi di Samarinda sejak 9 bulan lalu. Balihonya terbesar pernah dipasang di papan reklame di Pasar Segiri. Dalam balihonya itu, Abu Tours juga mengajak masyarakat berinvestasi, terendah Rp100 juta dengan iming-iming saat dilakukan door prise berhadiah Honda CRV seharga Rp450 jutaan.

Pantauan Niaga.asia di lapangan, di kantornya ditempel pengumuman disecarik kertas berbunyi; “Operasional Kantor Dihentikan Sementara Sambil Menunggu Kepastian dari Manajemen Abu Tors di Makassar”.

Keterangan yang diperoleh dari jemaah, sejak bulan Januari sudah ada sebanyak 1700 calon haji umroh dari Samarinda dan sekitarnya sudah 3 kali ditunda keberangkatannya ke tanah suci. Jemaah minta pengembalian uang yang sudah disetor.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono mengatakan, sejak beberapa minggu lalu Kantor Abu Tours dalam pengawasan kepolisian. Mediasi yang dilakukan polsi dengan Abu Tours dan calon haji buntu, tak ada kesepakatan.

“Pengawasan dan mediasi sementara ini ditangani Polsek. Polisi berjaga-jaga untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan,” katanya. Dari itu ia menyarankan calon haji umroh yang merasa ditipu agar membuat laporan tertulis ke Polresta Samarinda. (*)

Berita Terkait