aa
Kepala Bandara APT Pranoto Dodi Dharma Cahyadi saat memberikan penjelasan kepada wartawan, Senin (16/12). (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kemenhub menganggarkan Rp20 miliar tahun ini, sebagai subsidi 5 rute baru penerbangan perintis di Kalimantan Timur dan ke Kalimantan Utara, dari dan menuju Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda (AAP). Termasuk, destinasi wisata ke pulau Maratua, kepulauan Derawan, di kabupaten Berau.

“Maskapai pemenang tendernya adalah Susi Air. Mulai terbang 16 Januari 2020 ini,” kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi, dikonfirmasi Jumat (10/1).

Kelima rute baru pulang pergi itu adalah dari Samarinda tujuan Long Apung di kabupaten Malinau di Kalimantan Utara, serta 4 rute baru di Kaltim tujuan Datah Dawai di kabupaten Mahakam Ulu, Muara Wahau di kabupaten Kutai Timur, Melak di kabupaten Kutai Barat, serta tujuan Maratua di kabupaten Berau.

“Rute-rute itu mendapatkan subsidi melalui Kemenhub senilai Rp20 miliar. Tujuannya, untuk membuka transportasi udara di daerah terisolir,” ujar Dodi.

Dodi menerangkan, tujuan Kemenhub juga selaras dengan keinginan Pemprov Kalimantan Timur, agar tersedia penerbangan ke daerah pesisir Kalimantan Timur, dari Samarinda sebagai ibu kota provinsi.

“Iya, ini juga promosi wisata di pulau Maratua. Kita kesampingkan soal hitungan ekonominya. Rute-rute itu kan daerah yang jauh, dan terisolir. Yang penting, buka akses ke sana,” terang Dodi.

Lampu runway di Bandara APT Pranoto Samarinda. (Foto : HO/Bandara APT Pranoto)

“Khusus untuk ke Maratua, pemerintah membuka akses. Kan tujuan Pak Gubernur Kaltim (Isran Noor), menginginkan ada penerbangan ke pesisir,” jelas Dodi.

Dodi juga menjelaskan, bukan tidak mungkin, nantinya rute ke Pulau Maratua, kedepan akan dilayani maskapai nasional lain, dengan pesawat lebih besar berjenis ATR.

“Bandara di Maratua disiapkan untuk penerbangan ATR. Jadi, bahwa Kemenhub tahun ini merealisasikan dukungannya mensubsidi penerbangan perintis, termasuk ke Maratua sebagai destinasi wisata,” jelas Dodi.

“Peresmian penerbangan nanti tanggal 16 Januari, rencana akan dilakukan Pak Gubernur, dan juga Bupati yang daerahnya menjadi tujuan penerbangan perintis,” jelas Dodi.

Di sisi lain, Dodi juga menerangkan, Bandara APT Pranoto Samarinda juga terus berbenah, jelang rencana penambahan jam operasional penerbangan di malam hari. Terbaru, kini bandara dengan runway 2.250m x 45m itu, sudah dilengkapi AFL (Air Field Lighting) seperti lampu runway, lampu taxiway, serta lampu apron. Menyusul, Instrument Landing System (ILS) oleh AirNav Indonesia

“Tim Kemenhub akan ke Samarinda, untuk melakukan kalibrasi AFL lebih dulu,” pungkas Dodi. (*/006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *