Lokasi akses pembukaan jalan yang baru saja ditinjau oleh pemerintah kecamatan Telen dan Pemdes setempat. (Foto: istimewa)

SANGATTA.NIAGA ASIA – Gebrakan dilakukan pemerintah Kecamatan Telen, bersama pemerintah Desa Muara Pantun dan Desa Mara Haloq, yakni membuka badan jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut melalui perencanaan Dana Desa (DD).

Menurut Sekcam Telen Petrus Ivung, mewakili Camat Telen Edi Sopiansyah mengatakan, upaya itu dilakukan pemerintah Kecamatan Telen guna memperpendek jarak tempuh warga, jika sebelumnya menggunakan jalur perusahaan sawit dengan jarak kurang lebih 20 kilometer bisa terpangkas menjadi 16 kilometer.

“Direncanakan pada 2020 pembukaan badan jalan menggunakan DD. Saat ini, pemerintah Telen bersama dengan aparatur desa dan juga didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU), telah melakukan survei dan pengecekan titik jalan,” jelasnya.

Lebih jauh Petrus menerangkan, pembukaan jalan ini sangat mendesak. “Untuk itu secepatnya direncanakan menghubungkan kedua desa, untuk mempermudah akses masyarakat desa yang saling terhubung baik dengan aktivitas ekonomi dan juga pendidikan,” ungkapnya.

Selain itu, Petrus juga menyampaikan bahwa pembukaan badan jalan tersebut untuk mempermudah pembangunan yang ada. Salah satunya, adalah rencana pemasangan instalasi listrik dari PLN, yang akan menerangi desa Muara Pantun dan sekitarnya. Rencana ini pun diapresiasi positif oleh masyarakat Telen.

“Masyarakat menyambut baik. Selain dapat mempermudah masyarakat, akses jalan dianggap perlu untuk dapat menumbuhkan beberapa sektor pembangunan salah satunya ekonomi,” tutupnya. (hms13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *