aa
Adi Darma (kiri), Basri Rase (kanan) usai menyerahkan formulir Bakal Calon Wali Kota Bontang periode 2021-2026 ke Tim Penjaringan PDI-Perjuangan. (Foto Ismail/Niaga.Asia)

BONTANG.NIAGA.ASIA-Basri Rase dan Adi Darma sama-sama mengincar kursi Bontang 1 (walikota) periode 2021-2026  di Pilkada Serentak Tahun 2020. Basri Rase yang saat ini menjabat wakil walikota Bontang, kini juga  Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Kebangkitn Bangsa (PKB) Kota Bontang dan jumlah kursi di DPRD Bontang sebanyak 3 kursi.

Sedangkan Adi Darma adalah mantan walikota Bontang 2010-2015. Dalam Pemilu 2019 dia tercatat caleg DPR-RI dari Partai Golkar, sekaligus Ketua DPD MKGR Kaltim. Meski masih tercatat sebagai anggota Golkar, Adi kalau lolos sebagai calon walikota, akan bersaing dengan Hj Neni Moernaeni yang saat ini menjabat walikota Bontang, sekaligus Ketua DPD II Golkar Bontang,

Keseriusan Basri  ditunjukkan dengan mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Bontang ke Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah PDI Perjuangan Kota Bontang, Selasa, (16/9/2019). Basri memberikan apreseasi dan terima kasihnya atas sambutan yang baik dari Tim Penjaringan PDI Perjuangan.

“Saya berharap bisa membangun koalisi dan kesepahaman bersama dengan PDI Perjuangan untuk berjuang bersama-sama pada Pilkada Kota Bontang 2020 mendatang,” kata Basri.

Untuk diketahui, di tingkat nasional, PDI Perjuangan dan Partai PKB merupakan koalisi pendukung pemerintah, sekaligus pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres yang lalu. Di DPRD Bontang PKB-PDI-Perjuangan, plus PPP sudah berkoalisi dalam satu fraksi dengan jumlah 6 kursi, rinciannya, PKB 3 kursi, PPP 1 kursi dan PDI-P 2 kursi.

“Ini bukti keseriusan saya, karena saya ingin lebih memajukan Kota Bontang dan lebih mempererat hubungan dengan semua kelompok masyakarat,” kata Basri usai menyerahkan Formulir ke tim penjaringan PDI-P Kota Bontang.

Tak berselang lama, usai Basri Rase menyerahkan formulir ke tim penjaringan PDI-P,  mantan Wali Kota Bontang , Adi Darma juga mengembalikan formulir  sebagai calon walikota Bontang 2021-2026 ke PDI-Perjuangan.

Menurut Adi darma, ia mencalonkan diri  kembali sebagai Wali Kota Bontang atas dorongan dari masyarakat yang ingin membuat perubahan, “Ini  murni dorongan dari masyarakat mengingat saya sudah pernah menjadi Wali Kota Bontang beberapa waktu lalu, jadi masyarakat yang menilai bagaimana kinerja saya selama menjabat,” terangnya usai menyerahkan formulir.

Disinggung akan wakil yang akan menemaninya beradu di Pilkada 2020 mendatang, Adi Darma enggan menjawab dan lebih memilih menyerahkan seluruh keputusan ditangan partai dengan siapa Ia kelak akan berpasangan dan bertarung menuju Bontang 1.

“Saya serahkan ke Partai, karena saya tau partai akan memilihkan yang tepat dan melalui berbagai pertimbangan yang matang,” tukasnya. (005)

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *