Pemeriksaan suhu badan penumpang datang di PLBL Nunukan (foto Budi Anshori.Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Kabupaten Nunukan kembali akan kedatangan 6 orang Warga Malaysia yang diberangkatkan dari pelabuhan Tarakan menuju pelabuhan PLBL Nunukan Tanah Merah pada, Sabtu tanggal 28 Maret 2020 siang hari.

“Besok kepastiannya, menggunakan kapal apa berangkat dari Tarakan ke Nunukan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan Aris Suyono, Jum’at (27/03).

Sesuai rencana, 6 warga Malaysia tersebut akan digiring ke komplek Rusunawa jalan Ujang Dewa, Nunukan. mereka digabungkan dengan 6 orang jamaah tabligh Malaysia yang sejak Selasa 24 Maret 2020 menjalani karantina.

Kesemua warga Malasyia yang transit di Nunukan sebelum ke Malaysia (yang masih dalam lockdown) harus menjalani karantina dan menjaga jarak dengan warga lainnya. Untuk memberikan jaminan kehidupan selama karantina, Pemerintah Nunukan menanggung segala logistik dan kebutuhan lainnya.

“Kalau kemarin belum kita siapkan logistik dan lainnya, nah sekarang sudah kita siapakan semua kebutuhan karantina,” sebut Aris.

Terkait hal ini pula, Aris membantah kaburnya 6 warga Malaysia dari penampung rusunawa, informasi yang benar adalah, mereka keluar rusunawa mencari makan, karena saat itu pemerintah belum menyiapkan logistik.

Agar tidak menimbulkan keresahan dan informasi simpang sibut, pemerintah daerah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan menugaskan tim kesehatan dan petugas lainnya secara bergantian mengawasi komplek rusunawa.

“Mereka dalam pengawasan kita, tidak boleh berkeliaran apalagi mengunjungi tempat-tempat umum,” bebernya.

Aris mengatakaan, rombongan Malaysia bisa dipulangkan apabila pemerintah Malaysia membuka rute keberangkatan kapal internasional Nunukan – Tawau, seperti kejadian tanggal 19  dan 20 Maret 2020 atau dibukanya rute kapal satu arah khusus dari Nunukan – Tawau.

Secara terpisah, Kepala Imigarsi Nunukan Hanton Hazali mengatakan, selain 6 orang di rusunawa, 4 orang lainnya warga Malaysia lainya yang masa izin tinggalnya habis akan dipulangkan dari Nunukan dalam waktu dekat.

“Sekarang ini ada 10 orang warga Malaysia harus dipulangkan, mereka semua dalam pengawasan kita,” katanya.

Bersamaan dengan pemulangan 10 orang itu, Imigarsi masih menunggu 7 orang warga Malaysia yang kini masih berada di Makassar, mereka akan dipulangkan dalam waktu 1 tau 2 hari menuju kabupaten Nunukan.

“Saya koordinasi dengan Konsulat RI di Tawau, kemungkinan Malaysia menerima kepulangan WNA tanggal 29 Maret,” katanya. (002).

Tag:

1 komentar “Besok, PLBL Nunukan Kedatangan Lagi 6 Warga Malaysia

  1. tolong para pemkab Nnk dihentikan dlu tamu2 yg lalu lalang bepergian baik dr malaysia maupun luar kota diindonesia misal sulsel, jawa, ntt, kaltim jangan buat resah kami warga kab Nnk dgn ambil resiko buka jalur kapal maupun pesawat untuk wni dan wna dari daerah terjangkit virus corona, kami sdh berusaha stay at home kecuali untuk membeli kebutuhan makan tapi percuma jika msh saja ada truz yg masuk dinnk buat kami takut … klopun untuk barang atau kebutuhan pokok kan bisa beli online atau 1 2 orang aja yg antr tapi khusus yg bepergian tolonglah ditutup dlu nnk .. semakin hari semakin takut kami kepikiran trus buat sistem kekebalan tubuhpun jdi menurun 😨

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *