Bupati Ismunandar buka Musyawarah Cabang V Pemuda Pancasila. (Foto: Wahyu Humas)

SANGATTA.NIAGA.ASIA – Bupati Kutai Timur Ismunandar didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang, hari ini membuka Musyawarah Cabang (Muscab) V Pemuda Pancasila (PP), di Hotel Royal Victoria Sangatta. Muscab diikuti hampir semua Pengurus Anak Cabang (PAC) di Kutim, serta dihadiri jajaran pengurus Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Kalimantan Timur (Kaltim), dan juga Koordinator Daerah (Korda) Berau, Kutim dan Bontang.

Ismunandar, selaku Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) PP menyampaikan bahwa sebagai organisasi kepemudaan yang terdiri dari latar belakang suku, agama dan budaya, harus menjadi pengawal tegaknya ideologi Pancasila dan NKRI.

“Ancaman disintegrasi bangsa sekarang ini harus diwaspadai. Pemuda sebagai tulang punggung pembangunan bangsa, maka penanaman nilai-nilai Pancasila, Kebhinekaan dan toleransi menjadi hal yang sangat penting ditanamkan kepada generasi muda. PP harus menjadi pengawal tegaknya Pancasila dan NKRI,” kata Ismunandar.

Ismunandar terus mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin besar. Hal ini tidak bisa dihindari tetapi harus dihadapi dengan cara peningkatan kualitas SDM. “PP harus menyiapkan diri dengan baik, dengan mengikuti Diklat atau kursus agar mampu bersaing dengan pemuda lainnya. PP harus bisa menjadi tuan rumah di Kutim, bukan sekedar penonton,” ujar Ismunandar.

Sementara itu, Wakil Ketua I MPW PP Kaltim, Nazaruddin juga mengingatkan seluruh anggota PP harus waspada terhadap politik “devide et impera” (pecah belah dan jajah). Kebhinekaan yang dimiliki Indonesia, harus menjadi perekat. Bukan malah sebaliknya.

“Saling memahami dan menerima perbedaan yang ada dalam bernegara, jadi kunci untuk menjawab semua persoalan bangsa. Jangan “baper” (bawa perasaan) dalam berdemokrasi dan bernegara. Perbedaan sudut pandang adalah hal yang biasa dalam berorganisasi,” ujar Nazaruddin.

Nazaruddin juga mengapresiasi kehadiran pimpinan daerah, dalam Muscab V PP Kutim. “Dari 9 Muscab yang sudah terlaksana, baru kali ini pimpinan daerah langsung menghadiri. Terima kasih Bupati Ismunandar dan Wakil Bupati bisa hadir di tengah-tengah kami,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Armin menyampaikan bahwa Muscab V ini akan menjadi evaluasi secara menyeluruh, terkair hasil kerja kepengurusan yang lalu, sekaligus introspeksi program yang belum terlaksana. Muscab adalah forum tertinggi di daerah untuk memilih struktur kepengurusan yang baru, evaluasi kinerja organisasi dan bagaimana menyusun program kerja selanjutnya. (hms4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *