Wakil Bupati Berau (tengah), H Agus Tantomo.

TANJUNG REDEB.NAIAGA.ASIA –Setelah mendapatkan perawatan intensif selama 13 hari sejak 10 September 2020 karena terkonfirmasi positif COVID-19 pada 9 September, Bupati Berau H.Muharram mengembuskan nafas terakhir pada Selasa (22/9/2020) pukul 16.45 WITA di RS Pertamina Balikpapan.

Sebagai tanda berkabung atas kepergian Bupati Berau, Wabup Berau H.Agus Tantomo memerintahkan agar seluruh masyarakat dapat mengibarkan bendera setengah tiang selama 3 hari kedepan, terhitung mulai Rabu (23/9/2020). Selain itu, Wabup juga meminta kepada seluruh masjid untuk melakukan salat gaib  pada waktu maghrib tadi, guna mendoakan yang terbaik untuk Bupati Berau.

Kadis Kesehatan Iswahyudi dalam rilisnya menerangkan, selama menjalani perawatan Bupati Berau mengalami perburukan pada tanggal 13 September. Kemudian sempat membaik dan kembali mengalami perburukan pada 22 September, dimana pagi harinya saturasinya turun sekitar 80 persen, dan jam 14.00 WITA menurun lagi jadi 30 persen, yang akhirnya gagal nafas.

“Tim medis COVID-19 RS Pertamina Balikpapan telah berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kondisi beliau. Tapi karena pneumonia berat sudah menyerang keseluruhan paru, dan disertai Comorbid (penyakit penyerta atau penyakit bawaan) yang diderita, maka beliau tidak dapat diselamatkan. Ini menjadi kasus kematian COVID-19 ketiga setelah sehari sebelumnya juga ada kematian akibat corona,” jelas Kadinkes Iswahyudi.

Diketahui jika sebelumnya Bupati Berau memiliki riwayat penyakit lain yakni Diabetes Melitus dan pernah melakukan pemasangan ring pada jantungnya. Dan menurut protokol kesehatan bahwa 4 jam setelah meninggal harus sudah dilakukan protokol penanganan jenazah.

Untuk jenazah Bupati, sesuai dengan rekomendasi Sekdaprop Kaltim dan telah mendapatkan persetujuan pihak keluarga, maka Bupati Berau dikebumikan di Balikpapan. Dan akan dipindahkan di kemudian hari. Pelepasan jenazah dipimpin oleh Walikota Balikpapan pukul 19.30 WITA di RS Pertamina Balikpapan. (008)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *