Para atlet IODI Berau yang siap mengikuti Porprov 2022 mendatang. (foto istimewa)

TANJUNG REDEB.NIAGA.ASIA–Sampai saat ini, Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Berau, masih terkendala minimnya tempat latihan yang tetap atau permanen. Padahal di IODI Berau sendiri sudah memiliki empat klub dengan kategori hiphop, dance sport, tari tradisional dan line dance. Bahkan, IODI pun siap untuk mengikuti Porprov 2022 mendatang.

“Atlet dari beberapa klub tersebut banyak mengeluhkan kepada wakil rakyat bahwa belum adanya tempat latihan permanen, dan sampai saat ini mereka masih berpindah-pindah untuk latihan. Padahal untuk cabor dansa ini cukup banyak peminat dan atletnya di Berau,” terang Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Rahman, Rabu (2/9/2020).

Dikatakannya, tempat latihan yang bersifat tetap atau permanen untuk cabor dansa itu sangat wajar untuk didukung. Sehingga saat keinginan itu bisa terpenuhi, maka anak-anak yang hobi olahraga dansa sudah tidak perlu lagi pusing untuk memikirkan tempat latihannya.

“Saya kira wajar saja ketika anak-anak kita memimpikan punya tempat latihan untuk menari atau kesenian lainnya yang itu sifatnya tetap atau permanen. Dan kami pun siap memperjuangkan keinginan anak-anak kita ini, yang memang gemar sekali menyalurkan bakat tarinya, baik itu tradisional hingga modern,” tambahnya.

Selain tempat latihan, untuk persiapan menghadapi Porprov, atlet IODI sangatlah siap. Tetapi, untuk lebih mematangkan kemampuan atlet, perlu juga didatangkan pelatih bertaraf nasional atau tokoh-tokoh tari yang memiliki sertifikasi khusus.

“Dengan adanya pelatih yang sudah kompeten tentu akan meningkatkan kualitas atlet Berau. Selain itu juga memiliki peluang besar nantinya dalam meraih medali emas, sesuai yang sudah ditargetkan IODI di Porprov,” tutupnya. (mel/adv)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *