Covid-19 di Nunukan Dalam Perawatan Tinggal 3 Orang, Sembuh 41

Total Covid-19 sembuh di RSUD Nunukan dan sudah pulang ke rumah masing-masing per tanggal 17 Juni 2020 sudah 41 orang. (Foto Istimewa/Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Gugus Tugas Percepatan Penananana Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Nunukan, menerima notifikasi konfirmasi hasil pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) terhadap 7 sample swab yang diyatakan semhuh dari penularan Covid-19

“Dari 9 sample follow up pasien konformasi positif, terdapat 7 sample dengan hasil sembuh,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penananana Covid-09 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono, Rabu (17/06).

“Jumlah pasien sembuh 41 orang, masih menjalani perawatan 3 orang antara lain, 1 orang di ruang RSUD Nunukan, 1 orang diruang penyembuhan Puskesmas Binusan dan 1 orang menjalani isolasi mandiri,” bebernya.

Kasus positif yang mendapat kesembuhan hari ini adalah pasien yang telah lama menjalani terapi pengobatan di RSUD Nunukan, bahkan ada 1 orang pasien berusia 60 tahun dirawat sejak ditemukannya penularan Covid-19 di Nunukan bulan Maret 2020.

Adapun identitas pasein sembuh masing-masing, pasien NNK-14 laki-laki umur 14 tahun, alamat Silisun, Kecamatan Nunukan Selatan, pasien NNK-07 laki-laki umur 43 tahun, alamat Kecamatan Nunukan, pasien NNK-39 laki-laki umur 15 tahun, alamat Kecamatan Nunukan (Claster Tamboro).

Pasien NNK-26 laki-laki umur 46 tahun, alamat Mansapa, Kecamatan Nunuakan Selatan, pasien NNK-01 laki-laki umur 60 tahun, alamat Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, pasien NNK-43 laki-laki umur 15 tahun, alamat Kecamatan Sei Menggaris (Claster Tamboro), pasien NNK-31 laki-laki umur 38 tahun, alamat Kecamatan Nunukan.

“Pasien NNK-01 adalah pasien terlama dirawat diruang isolasi RSUD Nunukan, sedangkan. NNK-14 sebelumnya sudah menjalani isolasi mandiri di rumahnya,”

Dikatakan Aris lagi, RSUD Nunukan masih memiliki 2 pasien yang hasil pemeriksaan sample hari pertama negatif, namun hasil sample hari kedua masih dinyatakan positif yaitu, pasien NNK-38 merupakan pasien penularan lokal dan NNK-36 pasien claster Sukabudi.

Untuk 2 pasien positif yang belum dinyatakan sembuh, tim kesehatan Nunukan akan ditindak lanjut dengan kembali melalukan pengambilan ulang sample swab di hari Senin dan Selasa minggu depan.

“Dua pasien ini sudah mendapat hasil negatif dipemeriksaan swab hari pertama, tapi pemeriksaan hari kedua positif. Kesimpulannya belum bisa dikatakan sembuh,” jelasnya.

Sampai hari ini, gugus tugas Nunukan sedang melaksanakan rekap untuk hasil pemeriksaan yang dikirimkan ke BBLK Surabaya, dari 57 sample atau orang dikirimkan, baru 10 sample diangnosa yang keluar dan hasilnya dinyatakan negatif. Diangnosa sample negatif ini berasal dari Orang Tanpa Gejala (OTG) Kecamatan Krayan Timur, mudah-mudahan dalam waktu cepat kembali didapatkan hasil sample swab diangnosa lainnya. (002)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *