persit
Danrem 091/ASN, Brigjen TNI, Irham Waroihan didampingi istri  bersama istri prajurit penerima penghargaan di HUT Ke-72 Persit Kartika Chandra Kirana. (Foto: Penrem 091/ASN)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Komandan Distrik Militer (Kodim) 0911/Nunukan,  Letkol (Czi) Abdillah Arif  bangga dan mengucapkan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Mulyono dan  Danrem 091/ASN Brigjend TNI Irham Waroihan beserta istri yang telah memberikan perhatian dan penghargaan kepada Ny. Shandra Hamida, istri dari Serka Sarjono,  Bamin Staf Intel Kodim 0911/NNK.

Shandra Hamida memperoleh penghargaan dari KASAD atas prestasi sosialnya, dimana  memberikan layanan  kesehatan gratis kepada masyarakat pedalaman tanpa memungut biaya di luar jam dinasnya di RSUD Nunukan.

Menurut Dandim, istri prajurit akan terus berupaya membantu kesehatan masyarakat. Baik itu prajurit maupun istrinya  sudah seharusnya menjadi pengayom masyarakat.  “Ny. Shandra luar biasa, warga dan lansia kurang mampu diberikan pelayanan kesehatan gratis, tidak banyak yang bisa melakukan hal tersebut kecuali dari panggilan hati yang tulus dan ikhlas” ungkap Abdillah.

Pada HUT Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2018, hanya ada 7  anggota Persit mendapatkan penghargaan dari KASAD, 2 diantaranya dari lingkungan satuan Korem 091/ASN, yakni Ny. Shandra Hamida dari Kodim 0911/Nnk dan Ny. Sri Lestari isteri dari Serka Eko Tamono (Anggota Kodim 0906/Tgr). Prestasi yang dicapai, memiliki usaha pembuatan Teh Serai Etam Kukar dan Pendiri Yayasan Bintara Sakti yang mengelola TK Dahlia (TK yang SPP nya berupa sampah daur ulang).

Shandra dalam kesehariannya  memberikan pelayanan sosial kesehatan bagi masyarakat dengan berkeliling dari rumah ke rumah, khususnya kepada lansia yang hidup sendiri tanpa keluarga.

Kiprahnya memberikan pelayanan kesehatan gratis dimulai sejak bersuamikan Serka Sarjono.

“ Tanpa mengeyampingkan tugasnya sebagai perawat RSUD Nunukan, Shandra  terus bekerja membantu kesehatan masyarakat,” kata Sarjono yang dalam keseharian juga akrab dengan masyarakat dan kalangan wartawan di Nunukan.

Sarjono bertekad  akan terus mendukung penuh apa yang dilakukan istrinya, apalagi hal ini berhubungan dengan masyarakat yang tidak mampu. Kesehatan masyarakat harus diperhatikan jika ingin penduduk bisa hidup sejahtera. “Saya sebagai suami sangat mendukung apa yang dilakukan istri apalagi membantu sesama yang kurang mampu tentu itu sangat bermanfaat bagi orang banyak orang,” katanya  .

Dia menuturkan, sangat senang dan terharu atas penghargaan ini, semua yang dilakukan kepada masyarakat diawali dengan ikhlas, tidak pernah terucap kata meminta sepeserpun dalam melayani kesehatan warga perbatasan “Ikhlas dan sabar, kami hidup untuk membantu dan akan terus membantu kesehatan masyarakat selama tuhan memberikan kesehatan kepada keluarga saya,” ucapnya. (002)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *