Kebakaran yang terjadi di Jalan Aminah Syukur, Senin (12/10) dini hari. (Foto : relawan ITS)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Dua kali musibah kebakaran di Samarinda hari ini, menghanguskan 9 rumah. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu. Sebab kebakaran dalam penyelidikan kepolisian.

Informasi dihimpun relawan gabungan Info Taruna Samarinda (ITS), Dinas Pemadam Kebakaran, dan wartawan, kejadian pertama di Jalan Aminah Syukur Gang Mulia RT 18, kelurahan Pelabuhan.

“Di Jalan Aminah Syukur ini, kejadiannya sekitar jam 2.20 dini hari tadi,” kata Koordinator ITS-TRC Joko Iswanto, dikutip Senin (12/10).

Tidak kurang 14 unit tangki dan 15 mesin portabel relawan, diterjukan ke lokasi kejadian untuk pemadaman. “Berhasil dipadamkan sekitar jam 3.15. Pendataan sementara kami, 2 rumah tunggal dan 1 bangunan 2 lantai, yang terbakar, dihuni 16 jiwa,” ujar Joko.

“Korban luka, dan korban jiwa tidak ada. Kalau bicara soal penyebabnya, diduga dari korsleting listrik. Tapi, sebab pastinya dalam penyelidikan rekan kepolisian Polsek (Samarinda) Kota,” terang Joko.

Meski demikian, Joko juga mengungkap kendala yang ditemui tim pemadam gabungan di lapangan. “Titik air sulit, dan akses jalan yang sempit,” tambah Joko.

Kebakaran di Jalan Lambung Mangkurat (foto : relawan)

Delapan jam kemudian, sekira pukul 09.15 WITA pagi ini, api kembali berkobar di Jalan Lambung Mangkurat Gang Adonara RT 07. Area yang terbakar, 6 bangunan yang terbakar yakni 4 rumah lantai dua, dan 2 rumah tunggal. “Dihuni sekitar 7 kepala keluarga atau 30 jiwa,” terang Joko.

Diduga, korsleting listrik di salah satu rumah warga, jadi penyebab kebakaran. Namun demikian, peristiwa itu dalam penyelidikan kepolisian. “Pemadaman menggunakan sekitar 14 unit tangki, dan 20 portabel relawan,” ungkap Joko.

Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. “Ada rekan relawan yang terjatuh dari motor, dan warga mengalami luka di kaki,” demikian Joko. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *