AA

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Jepang, Malaysia,  dan China masih menjadi negara tujuan utama ekspor minyak dan gas (migas) Provinsi Kalimantan Timur. Pada bulan September 2019 nilai  ekspor Kaltim  ke ketiga negara tersebut US$ 143,14 juta.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Anggoro Dwitjahyono, Selasa (5/11), apabila dirinci, nilai ekspor Kaltim ke Jepang sebesar US$ 65,70 juta, Malaysia US$ 40,35 juta, dan ke China US$ 37,09 juta.

“Peranan ketiga negara tersebut dalam ekspor Kaltim mencapai 99,99 persen terhadap total ekposr Kaltim pada September 2019,” kata Anggoro.

Penurunan nilai ekspor migas September 2019 dipengaruhi oleh penurunan nilai ekspor migas ke Jepang 34,83% dan ke China sebesar 27,52%. “Tapi September ini muncul angka ekspor migas ke Malaysia sebesar US$ 40,35 juta, padahal di bulan Agustus nihil,” kata Anggoro.

Total ekspor migas Kaltim periode Januari-September 2019 tercatat US$ 1,502 miliar atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018 yang mencapai US$ 2,406 miliar.

Ekspor Non Migas

Sementara untuk ekpor non migas Kaltim di bulan September 2019, BPS Kaltim mencatat negara tujuan utamanya adalah China, India, dan Jepang. Peranan ketiga negara tersebut dalam ekspor non migas Kaltim mencapai 59,85% dari total ekspor bulan September 2019 sebesar US$ 1,123 miliar.

“Nilai ekspor non migas Kaltim ke  China pada bulan September 2019 sebesar US$ 352,26 juta, ke India US$ 219,24 juta, dan ke India sebesar US$ 100,76 juta,” kata Anggoro. Kenaikan terbesar terjadi ke negara Bangladesh sebesar 270,37 persen, atau naik dari US$ 8,31 juta menjadi US$ 30,79 juta.

Penurunan nilai ekpor non migas Kaltim di bulan September 2019, kata Anggoro, dipengaruhi oleh turunnya sebagian nilai ekspor ke beberapa negara. Penurunan terbesar ke Vietnam yakni 56,81% atau dari US$ 42,78 juta menjadi US$18,48 juta.

Komoditi non migas yang diekspor Kaltim ada sembilan golongan barang, bahan bakar mineral (batubara), lemak dan minyak hewani atau nabati dan turunannya, pupuk dan bahan kimia anorganik, senyawa organik, kayu dan barang dari kayu, bahan kimia organik, aneka produk kimia, reaktor nuklir, ketel, mesin dan peralatan mekanis, bagian daripadanya, biji dan buah mengandung minyak, atau sejenisnya, kapal.

Selain tiga negara tujuan utama, China, India, dan Jepang,  ekspor non migas Kaltim juga merambah pasar 7 negara lainnya yakni, Taiwan, Philipina, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Bangladesh, dan Vietnam. (001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *